8 Halte Busway Dibakar dan 10 Rusak, Kerugian Diperkirakan Rp45 Miliar

Jumat, 9 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas umum yang rusak Akibat aksi demo

Fasilitas umum yang rusak Akibat aksi demo

JAKARTA, detikkota.com – Aksi buruh pada Kamis (8/10/2020) kemarin, berlangsung rusuh dan terjadi tindakan anarkis. Hal ini banyak disayangkan oleh berbagai pihak.

Banyak fasilitas umum yang rusak dan ditaksir merugikan puluhan miliar rupiah. Salah satunya adalah fasilitas umum halte busway (Transjakarta) yang menjadi sasaran amuk massa.

Dari data yang ada, sekitar 18 halte dirusak dan 8 di antaranya dibakar hingga hangus tak tersisa. Insiden ini sangat memprihatinkan publik dan juga merugikan aktivitas masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Adanya aksi massa berdampak pada perusakan disertai pembakaran fasilitas dan sarana prasarana yang digunakan dan dibanggakan warga DKI. Hingga pukul 20.30 WIB baru diketahui sebanyak 18 (delapan belas) halte Trans jakarta dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab,” kata Nadia Diposanjoyo, Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas, dalam keterangan tertulis, semalam.

“Api sendiri mulai terlihat sekitar pukul 17.07 WIB. Sebelum api mulai berkobar, seluruh layanan Transjakarta sudah berhenti dioperasikan sejak pukul 16.30. Semua petugas dan pelanggan kami yang berada di lokasi juga sudah berhasil dievakuasi dengan selamat dan tidak ada korban jiwa,” sambungnya.

Berikut 8 halte Transjakarta yang terbakar:

  1. Bundaran HI (Kor 1)
  2. Sarinah (Kor 1)
  3. Tosari Baru (Kor 1)
  4. Tosari Lama (Kor 1)
  5. Karet Sudirman (Kor 1)
  6. Sentral Senen (Kor 5)
  7. Senen arah P Gadung (Kor 2)
  8. Senen arah HCB (Kor 2)

Dan ini 10 halte Transjakarta yang rusak tanpa terbakar :

  1. HCB (Kor 1)
  2. BI (Kor 1)
  3. Gambir 1 (Kor 2)
  4. Sumber Waras (Kor 3)
  5. Grogol 1 (Kor 3)
  6. Dukuh Atas 1 (Kor 1)
  7. Petojo (Kor 8)
  8. Benhil (Kor 1)
  9. Rs Tarakan (Kor 8)
  10. Kwitang (Kor 2)

Dan ditambahkan Nadia, kerugian akibat perusakan dan pembakaran tersebut, diperkirakan mencapai Rp45 miliar.

“Estimasi kerugian yang dialami Transjakarta setidaknya sekitar 45 miliar, sejauh ini kami belum mengetahui total kerugian yang dialami dengan adanya perusakan ini, tidak hanya warga yang akan kesulitan melakukan transit, karena pembangunan kembali membutuhkan waktu pada halte modern ini,” tandasnya. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Terima Kunjungan FKMSA Universitas Wiraraja
Haji Rudi Tegaskan Isu Pemotongan Anggaran Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep Tidak Benar
Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:37 WIB

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Terima Kunjungan FKMSA Universitas Wiraraja

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:38 WIB

Haji Rudi Tegaskan Isu Pemotongan Anggaran Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep Tidak Benar

Senin, 12 Januari 2026 - 11:47 WIB

Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Berita Terbaru