Naas Guru SMP 3 Waru Tewas Setelah Tertabrak KA di Depan Sekolahnya

Senin, 27 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jenazah korban yang saat dievakuasi

Foto: Jenazah korban yang saat dievakuasi

SIDOARJO detikkota.com– Nasib naas dialami seorang guru SMP Negeri 3 Waru yang tewas setelah tertabrak kereta api di depan sekolah tempatnya mengajae yang berada di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Senin (27/9/2021) sekira jam 13.00 siang

Korban diketahui bernama Naniek Suciatini, warga Perum Tropodo Asri Blok D8 RT 40 RW 11, Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Kapolsek Waru, Kompol Bunari mengatakan, dari hasil olah TKP dan keterangan saksi yang terhimpun. Diketahui peristiwa naas ini bermula ketiak korban yang saat itu ditemani suaminya selepas kontrol dari Rumah Sakit (RS) memibta diturunin di depan SMPN 3 Waru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tepatnya di seberang rel kereta api di Jalan Raya Jendral S Parman. Lalu korban turun dan menyeberang rel, naas secara bersamaan kereta api melintas dan korban terserempet,” kata Bunari

Korban yang terserempet kereta api terpental sejauh 3 meter dan tewas di lokasi kejadian dengan luka di kepala.

Suami korban yang melihat kejadian itu langsung turun dari mobil. Namun istrinya itu sudah meninggal. Kemudian suaminya melapor ke Polsek Waru. Jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim,” pungkasnya. (Redho)

Berita Terkait

Tak Perlu Lagi ke Kota, Urus Adminduk di Bangkalan Mulai 2027 Bisa dari Kecamatan
Petani Jatisari Probolinggo Dilatih Ubah Kotoran Kambing Jadi Pupuk Hayati
Tunggakan PBB Sumenep Dipangkas 95 Persen, Warga Cuma Punya Waktu sampai 31 Oktober
Kekeringan Melanda Tanah Merah, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Air Bersih
Kapolresta Sumenep Imbau Masyarakat Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau
Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill untuk Tekan Sampah Kemasan Sekali Pakai
82 Personel Polresta Sumenep Disiagakan Amankan Tongtong Se-Madura, Kemacetan Jadi Perhatian
Kebakaran Kawah Ijen Meluas, Bupati Banyuwangi Usulkan Helikopter Water Bombing

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:14 WIB

Tak Perlu Lagi ke Kota, Urus Adminduk di Bangkalan Mulai 2027 Bisa dari Kecamatan

Selasa, 8 September 2026 - 13:19 WIB

Tunggakan PBB Sumenep Dipangkas 95 Persen, Warga Cuma Punya Waktu sampai 31 Oktober

Selasa, 8 September 2026 - 13:02 WIB

Kekeringan Melanda Tanah Merah, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Air Bersih

Senin, 7 September 2026 - 12:32 WIB

Kapolresta Sumenep Imbau Masyarakat Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 10:02 WIB

Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill untuk Tekan Sampah Kemasan Sekali Pakai

Berita Terbaru