Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill untuk Tekan Sampah Kemasan Sekali Pakai

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggandeng The Partnership for Plastics in Indonesian Society (PISCES), startup belanja ramah lingkungan Alner, dan Gerakan Banyuwangi Hijau untuk mengembangkan ekosistem produk guna ulang atau refill sebagai upaya mengurangi sampah kemasan sekali pakai dari sumbernya.

Program tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Banyuwangi ASRI yang dibuka Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono di Pendopo Sabha Swagata, Minggu (6/9/2026).

Melalui sistem refill, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan rumah tangga seperti sabun, deterjen, beras hingga minyak goreng dengan membawa wadah sendiri. Konsumen juga dapat menggunakan wadah yang disediakan Alner dan mengembalikannya setelah kosong untuk dicuci serta digunakan kembali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CEO Alner Bintang Ekananda mengatakan, saat ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan 20 toko yang tersebar di Kecamatan Kalipuro, Giri, Glagah, dan Banyuwangi.

Jaringan tersebut akan diperluas dengan melibatkan kelompok PKK, Dharma Wanita, serta warung sebagai mitra penjualan melalui sistem konsinyasi.

Menurut Bintang, mekanisme tersebut memungkinkan kemasan digunakan berulang kali. Wadah kosong dari konsumen akan dikumpulkan Alner, kemudian dicuci sebelum dikembalikan kepada produsen untuk diisi ulang.

“Dengan mekanisme ini, kemasan dapat digunakan kembali sehingga sampah kemasan sekali pakai dapat ditekan sejak dari sumbernya,” kata Bintang.

Director PISCES Prof. Susan Jobling dari Brunel University, Inggris, mengatakan program refill menjadi bagian dari ekosistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang telah dikembangkan di Banyuwangi melalui Gerakan Banyuwangi Hijau dan Project STOP.

Ekosistem tersebut mencakup pembangunan TPS3R, penyediaan armada dan tenaga pengangkutan, penguatan kelembagaan dan pembiayaan, hingga sistem pengumpulan sampah.

Susan menilai perubahan perilaku masyarakat dalam mengurangi sampah membutuhkan proses serta dukungan dari berbagai pihak.

“Peneliti, sektor swasta, dan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus bekerja bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengapresiasi pengembangan fasilitas refill. Menurutnya, sistem tersebut memberi pilihan kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan produk sekali pakai.

“Setiap kemasan yang tidak menjadi sampah berarti mengurangi beban rumah tangga, petugas, kendaraan, fasilitas pengolahan, hingga tempat pemrosesan akhir,” kata Mujiono.

Penulis : Bi

Editor : Id

Berita Terkait

82 Personel Polresta Sumenep Disiagakan Amankan Tongtong Se-Madura, Kemacetan Jadi Perhatian
Kebakaran Kawah Ijen Meluas, Bupati Banyuwangi Usulkan Helikopter Water Bombing
Polemik Perubahan Desil Mencuat, Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Data Warga Miskin
Gangguan Mati Listrik Berjam-jam, Ronald Soroti Lambannya Penanganan PLN UP3 Purwakarta
Peziarah Keluhkan Anjal dan Pengemis di Ampel, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan
Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Larang Warga Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Kapolresta Sumenep Sambung Roso dengan Forkopimcam dan 11 Kades di Rubaru
Kapolresta Sumenep Silaturahmi ke Ponpes Assadad Ambunten, Perkuat Sinergi Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:02 WIB

Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill untuk Tekan Sampah Kemasan Sekali Pakai

Sabtu, 5 September 2026 - 17:02 WIB

82 Personel Polresta Sumenep Disiagakan Amankan Tongtong Se-Madura, Kemacetan Jadi Perhatian

Sabtu, 5 September 2026 - 16:33 WIB

Kebakaran Kawah Ijen Meluas, Bupati Banyuwangi Usulkan Helikopter Water Bombing

Jumat, 4 September 2026 - 05:16 WIB

Polemik Perubahan Desil Mencuat, Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Data Warga Miskin

Jumat, 4 September 2026 - 04:54 WIB

Gangguan Mati Listrik Berjam-jam, Ronald Soroti Lambannya Penanganan PLN UP3 Purwakarta

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Pemerintahan

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:47 WIB