Gerai Vaksin Presisi Polda Jatim – LDII Berbasis Pesantren

Sabtu, 23 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Polda Jawa Timur menggelar Gerai Vaksin Presisi untuk usia 12 tahun ke atas di Aula Ponpes Sabilurrosyidin Annur, Gayungan, Surabaya, Sabtu (23/10). Acara hasil kerjasama dengan DPW LDII Jawa Timur ini bertujuan untuk mempercepat kekebalan komunal (herd immunity) serta meningkatkan pergerakan sektor ekonomi di wilayah Jawa Timur.

Kaur Yankes Biddokes Polda Jatim, Kompol Ida Ayu Nyoman Putrani ikut hadir meninjau vaksinasi. Ia didampingi Ketua DPW LDII Jawa Timur KH. Moch. Amrodji Konawi.

Amrodji mengatakan, melalui vaksinasi LDII membantu pemerintah menekan angka Covid-19 khususnya di lingkungan pesantren.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai intruksi Dewan Pimpinan Pusat, agar LDII membantu percepatan vaksinasi. Kami juga mendorong kepada DPD LDII kabupaten/kota agar melaksanakan vaksinasi dengan menggandeng pihak terkait,” ujar Amrodji.

Amrodji menambahkan, kegiatan vaksinasi itu tak lepas dari program Pemprov Jawa Timur yaitu Jatim Bangkit. Kegiatan vaksin berlangsung dengan maksimal dan posisi Provinsi Jawa Timur masuk pada level 1.

“Aktivitas Pendidikan seperti Sekolah maupun kampus mulai pembelajaran tatap muka, pertokoan, tempat wisata mulai buka dengan prokes yang ketat. Hal ini menunjukkan roda ekonomi di Jawa Timur sudah mulai bergerak,” imbuh Amrodji.

Amrodji juga mendorong kepada warga LDII yang berada di daerah-daerah agar melakukan vaksin mengingat hal tersebut merupakan kepentingan bersama untuk menekan angka Covid-19.

Vaksinasi kali ini menargetkan 250 dosis vaksin 1 dan 2 berjenis Sinovac untuk warga Surabaya maupun luar kota. LDII menggandeng RS Bhayangkara sebagai tenaga Pcare vaksin dan dibantu RSUD Husada Prima untuk tenaga kesehatan.

Pendaftaran vaksinasi menggunakan google form mauoun langsung daftar di tempat lokasi. Hal tersebut untuk menjangkau peserta vaksin dan memudahkan pelayanan, seperti yang dialami Ahmad Susanto (66), salah satu peserta vaksin. “Awalnya saya takut divaksin karena takut dengan jarum suntik. Ternyata saat disuntik tidak sakit. Vaksin disini petugasnya baik-baik dan langsung dilayani, tidak antri,” kata Susanto. (Redho)

Berita Terkait

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB