Bukan Korban Begal, Ternyata Korban Takut Istri

Selasa, 18 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku korban begal palsu saat dijenguk Kapolresta Sidoarjo

Pelaku korban begal palsu saat dijenguk Kapolresta Sidoarjo

SIDOARJO, detikkota.com – Alex Yuli Hantoro yang sempat viral di medsos menjadi korban begal tergeletak tak sadarkan diri di jalan kawasan Balongbendo atau tepat di jalan dekat Mapolsek Balongbendo Sidoarjo, ternyata hanya tipuan belaka.

Bahkan aksi korban begal palsu itu membuat Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro dan Kasatreskrim, AKP Oscar Stefanus Setjo iba. Keduanya sempat menjenguk dan memberikan bantuan kepada pria yang mengaku menjadi korban begal karena takut dimarahi istrinya.

Sumber di kepolisian mengungkapkan peristiwa begal yang sempat viral di medsos tersebut, hasil penyelidikan terhadap korban tidak ditemukan luka sama sekali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas juga curiga dengan kelakuan korban, setelah dicecar pertanyaan. Akhirnya Alex mengakui jika ia tidak menjadi korban begal. Namun hanya berpura-pura jadi korban begal saja.

“Alex menggadaikan motornya kepada warga Desa Kemangsen, Balongbendo sebesar Rp. 2 juta,” katanya, Selasa (18/1/2022).

Setelah itu, lanjut penyidik, dia pulang dengan berjalan kaki, mendekati rumahnya Alex pun terbesit menjadi korban begal agar tidak dimarahi istrinya karena sudah menggadai motornya tersebut.

Selanjutnya Alex tergeletak di TKP. Ketika ada orang melintas ia berteriak minta tolong. Ketika akan ditolong warga ia pun pura-pura pingsan. “Akhirnya warga melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Balongbendo,” lanjutnya.

Korban Alex sempat dibawa ke Puskesmas dan dirujuk ke RS Anwar Medika, Krian. Korban Alex juga dikunjungi Kapolresta Sidoarjo ketika dirawat di rumah sakit. Saat itu Alex masih berpura-pura lemas.

Setelah dikunjungi itulah sandiwara Alex terbongkar dan selanjutnya Alex dibawa ke Mapolresta Sidoarjo, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Habis Magrib kemarin Alex dibawa petugas ke Polresta Sidoarjo,” pungkasnya. (Redho)

Berita Terkait

Dibantu Lepas dari Jerat Hukum ,reni Maryani Ingkari Kesepakatan
Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru
Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi
KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil
Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026
BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat
KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 03:59 WIB

Dibantu Lepas dari Jerat Hukum ,reni Maryani Ingkari Kesepakatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:19 WIB

Kapolres Sumenep Hadiri Tausiyah Tasyakuran dan Silaturahmi Bersama Syeh KH. Muhammad Husein Qadavi di Rubaru

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:14 WIB

Wabup Sumenep Pantau Tes CAT Rekrutmen BLUD RSUD, Pastikan Seleksi Transparan dan Bebas Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:23 WIB

KPK Periksa 16 Saksi Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim di Sumenep, Pengusaha MBG Ikut Dipanggil

Senin, 18 Mei 2026 - 07:10 WIB

Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026

Berita Terbaru

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintahan

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB