Tanggapi SE Kemenag, Ketua Pemuda Masjid Jamik Sumenep : Jangan Benturkan Budaya Dengan Agama

Kamis, 24 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Ketua Remaja Masjid Jamik Sumenep, Fausi Al Qodiri, ikut buka suara soal Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas tentang aturan penggunaan toa masjid.

Masjid jamik sumenep

Pemuda yang yang akrab disapa Gus Fausi ini menilai jika urusan toa masjid harusnya diserahkan kepada masyarakat untuk diatur karena setiap kampung atau daerah punya sosio kultural yang berbeda-beda.

Menurutnya, masalah ini bisa diselesaikan masyarakat dengan tradisi musyawarah untuk mendapatkan penyelesaian sehingga Menag tidak perlu turun tangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menegaskan jika ada pihak yang keberatan bisa menyampaikan keluhannya kepada pengurus masjid untuk dibenahi bersama.

“Madura khusus nya Sumenep kita sangat menjujung tinggi nilai toleransi, bahkan masjid jamik ini di bangun oleh Panembahan Somala dan sang arsitek nya berkebangsaan tionghoa,” ujar putra dari seorang Purnawirawan RPKAD atau yang dikenal Kopassus saat ini, Kamis (24/02/2022).

“Bahkan di Sumenep juga ada masjid yang bertetangga dengan Kelenteng dan Greja, itupun sejak dahulu kala. Jadi kita sebagai orang Madura khususnya jangan diragukan lagi tentang bagaimana caranya untuk menjujung tinggi nilai-nilai toleransi,” imbuh seorang pemuda yang juga alumni SMA Muhammadiyah 1 Sumenep.

Ia juga menyampaikan, orang Madura terkenal kental akan menjaga dan merawat budaya, sebaliknya juga dengan agama, jadi jangan benturkan agama dengan budaya.

“Jadi jangan benturkan agama dengan budaya. Dan sampai membanding bandingkan Suara Adzan dengan Anjing. Jangan menuduh masyarakat radikal jikalau SE atau Kebijakan nya kurang tepat atau ketimpangan sosial,” tukasnya. (Red)

Berita Terkait

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur
Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa
Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:28 WIB

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:36 WIB

Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB