Dandim Boyolali Perintahkan Harus Cepat Sigap, Babinsa Jeruk Bantu Evakuasi Materil Longsor

Senin, 14 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI, detikkota.com – Tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali, mengakibat talud rumah warga Desa Jeruk Kecamatan Selo longsor dan mengakibatkan rumah warga rusak berat.

Dengan adanya kejadian tersebut, Personil TNI dan Polri melalui Babinsa Jeruk Koramil 07/Selo Kodim 0724/Boyolali Sertu Heru Priyanto dan Bhabinkamtibmas Polsek Selo Bripka Budi S mendatangi tempat kejadian, dan langsung bergotong royong bersama warga masyarakat membersihkan material akibat longsor.

Sertu Heru menerangkan bahwa kejadian tersebut disebabkan hujan dengan intensitas tinggi pada, Minggu malam (13/03/2022), sehingga membuat dinding talud longsor setinggi 5 Meter dan rumah rusak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dandim 0724/Boyolali Letkol Arm Ronald F Siwabessy beberapa waktu lalu mengingatkan kepada para Danramil jajarannya untuk terus siap siaga terhadap potensi bencana yang ada di wilayah Kabupaten Boyolali, terutama saat ini tingginya curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Boyolali.

“Saya perintahkan jajaran Danramil supaya menyiagakan anggota di tiap Koramil dalam mengantisipasi adanya bencana di wilayahnya akibat perubahan cuaca maupun curah hujan yang tinggi. Antisipasi bencana harus bergerak cepat dan sigap,“ kata Dandim melalui Zoomeeting beberapa waktu lalu.

Danramil 07 Selo Kapten Cpm Ismadi mengatakan bahwa setelah didapatkan laporan dari masyarakat, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas serta warga sudah turun langsung dalam membantu mengevakuasi material tersebut.

Saat ini dari laporan yang diterima tidak ada korban jiwa hanya rumah warga yang mengalami kerusakan.

“Bagi masyarakat di sekitarnya, dimana rumahnya terdapat tebing/ talud yang tinggi serta membahayakan untuk selalu waspada dikarenakan saat ini masih dalam musim penghujan,” ucap Babinsa. (Agus Kemplu)

Berita Terkait

Wamenhub Suntana Tinjau Langsung Antrean Panjang Pemudik Bali–Jawa di Gilimanuk
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret
TMMD Sengkuyung Tahap I Boyolali Resmi Ditutup
Kasdam IV/Diponegoro Resmikan Jalan Hasil TMMD ke-127 di Desa Kembang

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:15 WIB

Wamenhub Suntana Tinjau Langsung Antrean Panjang Pemudik Bali–Jawa di Gilimanuk

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:22 WIB

BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:56 WIB

Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel

Berita Terbaru