Bupati Banyuwangi Lepas Ekspor Buah Naga Perdana Bertempat Di Desa Jambewangi

Kamis, 24 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Pelepasan ekspor buah naga dan pertanian desa sejahtera Astra Banyuwangi ke dua benua Asia dan Eropa senilai 1,8 milyar bertempat di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kamis (24/03/2022).

Acara pelepasan ekspor buah naga oleh bupati tersebut ikut di hadiri Forkopimda, Perwakilan Menko Perekonomian, Kementrian Perdagangan dan juga Forkopimka, menejemen astra internasional grup, serta beberapa tamu VIP perwakilan.

Dalam sambutannya Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pertanian merupakan sektor terbesar di Banyuwangi, inilah yang kita lakukan dalam momentum untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas produk pertanian, sehingga dalam hal ini buah naga memiliki nilai jual berlevel nasional dan internasional tidak hanya dalam skala global,” kata Ipuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk petani yang ada di desa Jambewangi agar terus meningkatkan hasil pertanian dengan tetap mengunakan bahan organik, dan ramah lingkungan, sehingga kwalitas panen akan buahnya sehat di konsumsi, maka pihak pihak yang berkaitan dengan para petani memberikan pendampingan dalam pengunaan pupuknya,” paparnya.

Kepala desa jambewangi Maskur.Sag ketika di temui awak media menyampaian ungkapan terima kasih atas kedatangan Bupati Banyuwangi yang berkesempatan malakukan dua kegiatan sekaligus di desanya.

“Kendatangan Bupati Banyuwangi memang sudah kami tunggu sejak pagi hari tadi, agenda yang pertama dalam rangka pelepasan ekspor buah naga ke Asia berjalan lancar dan sukses di depan tamu undangan dan juga ratusan warga jambewangi,” terangnya.

Dengan di lepasnya ekspor produk buah naga tersebut kades berharap tidak hanya buah naga saja yang mampu tembus ke mancanegara melainkan hasil pertanian yang lain akan mampu serupa dengan buah naga.

“Banyak potensi hasil tani yang di miliki oleh jambewangi sebagai komoditi andalan serta destinasi wisata alam yang masih menjaga kearifan lokal budaya dan sosial. dengan demikian apa yang terjadi hari merupakan bagian dari perubahan atas ketahanan pangan untuk dapat di jaga dan di kembangkan lebih maju lagi,” jelas Kades Jambewangi.

Masih menurut kades, Bahkan dalam sesi acara pelepasan bupati tadi juga berkesempatan meresmikan Ikon pertanian berupa gapura.

“Bupati juga tadi berkesempatan meresmikan gapura desa sejahtera Astra di Dusun Krajan RT 1 RW 1 desa jambewangi yang bakal menjadi ikon baru dalam pertanian buah naga dengan luas area kurang lebih 12.000 hektar,” pungkasnya. (her)

Berita Terkait

Wamenhub Suntana Tinjau Langsung Antrean Panjang Pemudik Bali–Jawa di Gilimanuk
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret
TMMD Sengkuyung Tahap I Boyolali Resmi Ditutup
Kasdam IV/Diponegoro Resmikan Jalan Hasil TMMD ke-127 di Desa Kembang

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:15 WIB

Wamenhub Suntana Tinjau Langsung Antrean Panjang Pemudik Bali–Jawa di Gilimanuk

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:22 WIB

BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:56 WIB

Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel

Berita Terbaru