Perbuatan TKSK Bluto Akan Diklarifikasi, Kadinsos : Jika Terbukti Pasti Ada Sanksi

Jumat, 22 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Mesin EDC Agen Toko Barokah Jaya milik Halima warga Dusun Nyamplong, Desa Kapedi, Kabupaten Sumenep, yang mengundurkan diri telah di tarik oleh pihak bank Mandiri, pada Kamis (21/04/2022) kemarin.

Penarikan itu karena pengunduran diri Halimah yang karena pengelolaan mesin EDC oleh Muhlize tak lain seorang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Bluto.

“Iya mas kemarin sore. Langsung di serahkan ke kami,” kata Koordinator Bansos Mandiri Sumenep Musfiqur Rahman, melalui pesan WhatsApp, Jumat (22/04).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi pengunduran salah satu agen di Desa Kapedi lantaran mesin EDC dikelola TKSK Bluto, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep akan melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan.

Kepala Dinsos Kabupaten Sumenep Ach. Zulkarnain mengatakan, akan melakukan pemanggilan terhadap TKSK Bluto Muhlize paling lambat sesudah lebaran.

“Saya akan melakukan klarifikasi nanti mungkin sesudah lebaran terhadap beberapa informasi yang berkembang di masyarakat yang dilakukan oleh TKSK Bluto. Jadi kita akan melakukan klarifikasi dulu kepada yang bersangkutan apakah betul yang di infokan oleh media itu,” ucapnya kepada media ini.

Ia juga akan memberikan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan jika terbukti melakukan pelanggaran. “Jika terbukti pasti ada sanksi. Kita tunggu saja hasil klarifikasi,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, setelah merebak kasus TKSK meminta atau mengumpulkan KKS milik warga Kapedi yang kemudian digesek di agen Toko Barokah Jaya milik Halima yang beralamat di Dusun Nyamplong Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Pada Senin (18/04/2022) siang, terlihat Halima pemilik agen tersebut mendatangi Bank Mandiri Sumenep dengan membawa surat pengunduran diri sebagai agen.

Ketika, Moh Rahman yang mendampingi ditanya terkait pengunduran diri Halima, dia menjelaskan bahwa selama ini nama Halima hanya dicatut oleh TKSK Bluto yang bernama Muhlize.

Dari awal Halima hanya dimanfaatkan, sebab sampai hari ini tidak pernah terlibat dalam pengelolaan agen tersebut, yang mengelola agen itu adalah Muhlize yang seorang TKSK sehingga Halima datang ke Mandiri bermaksud mengundurkan diri sebagai agen.

“Kami meminta bank (Mandiri) untuk segera memproses permohonan kami dan segera menarik mesin EDC yang atas nama diri saya (Halimah, red),” kata Halima, melalui Moh Rahman yang tak lain sepupunya sendiri. (M/Red)

Berita Terkait

Kapolda Jatim Tinjau Arus Mudik Ketapang–Gilimanuk Jelang Penutupan Nyepi
Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Salurkan Sembako untuk Mahasiswa Jelang Idulfitri
KJS Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wabup Sumenep Turut Mendampingi
Kapolres Sumenep Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Jelang Lebaran
Satpol PP Probolinggo Tertibkan Tempat Karaoke di Paiton, Amankan Pemandu Lagu dan Puluhan Botol Miras
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:20 WIB

Kapolda Jatim Tinjau Arus Mudik Ketapang–Gilimanuk Jelang Penutupan Nyepi

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:53 WIB

Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Salurkan Sembako untuk Mahasiswa Jelang Idulfitri

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

KJS Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wabup Sumenep Turut Mendampingi

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:35 WIB

Kapolres Sumenep Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 - 17:29 WIB

Satpol PP Probolinggo Tertibkan Tempat Karaoke di Paiton, Amankan Pemandu Lagu dan Puluhan Botol Miras

Berita Terbaru

Fauzi As

Opini

Dua Wajah Negara

Kamis, 19 Mar 2026 - 00:34 WIB

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyapa dan melepas ratusan pemudik yang diberangkatkan menggunakan bus dalam program mudik bersama.

Daerah

Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik dengan 7 Bus

Rabu, 18 Mar 2026 - 18:25 WIB