DKPP Sumenep Optimis P2L Mampu Wujudkan Kesejahteraan Petani

Senin, 23 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, optimis akan memaksimalkan Rumah Demplot Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di 5 Kecamatan.

Strategi ini bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung program Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).

Program yang dilaksanakan oleh DKPP Kabupaten Sumenep ini merupakan bantuan dari APBD Povinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

DKPP Kabupaten Sumenep, sebelumnya telah menentukan lokasi pelaksanaan kegiatan serta memfasilitasi pelaksanaan P2L yang telah dianggarkan dari APBD Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur tersebut.

Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan di 5 (Lima) Kecamatan, di antaranya Kecamatan Batang Batang, Kecamatan Pragaan, Kecamatan Bluto, Kecamatan Lenteng dan Kecamatan Batuputih.

Kabid DPKP Provinsi Jatim, Pudjiati Ningsih menjelaskan, bahwa dalam upaya menghemat pengeluaran rumah tangga, pihaknya berharap masyarakat petani bisa memenuhi sebagian kebutuhannya dengan memproduksi sendiri bahan pangan yang dibutuhkan.

“DPKP Jatim bersama DKPP Kabupaten Sumenep akan selalu mendukung masyarakat agar mampu memproduksi pangan sendiri dari pekarangan rumahnya masing-masing,” paparnya, (20/05).

Pudjiati Ningsih juga menjelaskan bahwa sampah di rumah bisa dimanfaatkan untuk kesuburan tanaman rumah. Misalnya, air limbah untuk dipakai menyiram, begitupun dengan sisa makanan yang lainnya.

“Apa lagi saya melihat di Madura khususnya Sumenep, masih banyak lahan kosong yang kurang dimanfaatkan, beda dengan Surabaya pekarangan rumah itu susah, akan tetapi masyarakat petani mampu menyiasati dengan sistem hidroponik melalui pemanfaatan limbah botol yang bisa dibuat mediasi tanaman pekarangan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pudjiati Ningsih menjelaskan, sisa nasi yang sudah basi itu bisa dimanfaatkan untuk kesuburan tanaman, jadi jangan dibuang akan tetapi dimanfaatkan untuk kesuburan tanaman.

Dijelaskan pula, pihaknya akan terus berupaya mendukung masyarakat untuk memaksimalkan pekarangan rumah sebagai lahan pertanian holtikultura, sampai sukses panen.

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan kegiatan P2L, pihaknya mengimbau petani di Sumenep agar bisa menjadikan program Kementan RI ini sebagai penghasilan tambahan masyarakat, karena sayuran dan bibitnya dapat dijual.

Disampaikan pula oleh Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, bahwa kegiatan P2L ini adalah salah satu upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan ditingkat keluarga melalui pemenuhan pangan dan gizi rumah tangga.

“Program pelatihan P2L yang sudah di gelar di 2 (dua) kecamatan tersebut, meliputi Kecamatan Batang Batang dan Kecamatan Pragaan ini disertai dengan bantuan berupa benih dan bibit sayuran juga bibit ikan lele,” katanya, (20/05).

Arif Firmanto juga menyampaikan, program tersebut juga bertujuan meningkatkan kapasitas serta pendapatan petani dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara maksimal baik ditanam langsung maupun menggunakan media polybag utamanya dalam hal penanaman.

“Mulai dari penyemaian benih hingga penanganan pasca panen dan berorientasi pada pasar sekaligus upaya mewujudkan ketahanan pangan ditingkat keluarga melalui pemenuhan pangan dan gizi rumah tangga serta berorientasi pada pasar untuk meningkatkan pendapatan petani,” jelasnya

Dengan demikian, pihaknya berharap dengan adanya pelatihan P2L ini mampu menjadi media bagi para petani untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan bersikap aktif selama pelatihan berlangsung.

“Guna mendukung pencapaian program Kementerian Pertanian, dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di jawa Timur dan Sumenep secara khusus,” pungkasnya. (Red)

Berita Terkait

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Anak Probolinggo Tampilkan Budaya Nusantara di HUT RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB