Usai Pandemi Covid-19, UD Jati Makmur Mulai Bangkit

Sabtu, 2 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Pasca Covid-19 berbagai geliat usaha masyarakat sudah mulai menampakan aktivitas, banyak usaha-usaha yang mulai dipasarkan produknya, seperti halnya usaha mebel milik Wahid warga Desa Karang Sari, Dusun Truko, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa timur.

Nur Wahid pengusaha mebel yang telah bergelut selama puluhan tahun tersebut sempat mengalami kondisi buruk ketika pandemi.

Dengan berjalannya waktu usaha mebel miliknya pun kini beranjak mulai membaik, kendati masih harus beradaptasi setelah diterpa Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat di temui awak media, Wahid mengatakan bahwa, kondisi pasar sekarang ini sangat sepi sekali yang membuat diri nya pun harus memutar otak, guna memasarkan hasil karya seni kerajinan yang mengunakan bahan baku kayu tersebut.

“Memang pada saat Covid-19 semua aktivitas hanya mengandalkan ingkam lokal, dikarenakan semua proses pesanan luar daerah ataupun kota banyak menelan biaya transportasi, bahkan banyak yang di kembalikan,” ujarnya, Sabtu (02/07/2022).

Selain itu pun dirinya mengaku tetap membayar pajak usahanya. Selain susah karena sulitnya pemasaran waktu itu, kewajiban untuk taat pajak harus terpenuhi, terlepas usaha jalan atau macet, pihak pajak tidak akan tau menahu atas hal tersebut.

“Alhamdulillah, hingga saat ini hal itu bisa kami lewati. Ya alhamdulilah, pada saat ini kondisi sudah mulai membaik, setidaknya sudah mulai ada celah pemasaran akan produk-produk kami,” ungkapnya.

“Saat ini sudah mulai membaik, celah pemasaran pun mulai terbuka, beberapa pesanan meja dan kursi serta almari mulai ada, semuanya tentu dengan kwalitas kayu yang baik, jati mahoni dan sebagai nya, karena kami menyesuaikan apa yang di minta oleh pemesan, mulai dari jenis kayu dan motif seni bahannya,” pungkasnya (her)

Berita Terkait

Pisah Sambut Kapolresta Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu Resmi Gantikan AKBP Anang Hardiyanto
Jelang Puncak Acara, 1.000 Peserta Banyuwangi Ethno Carnival Matangkan Persiapan Lewat Gladi Bersih
AMAN Indonesia dan Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Wujudkan Desa Damai Berkelanjutan
Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Sinergi Jogo Jatim
PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Distribusi ke Kepulauan Terkendala Cuaca
Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue, Delegasi ASEAN hingga Selandia Baru Hadir
Honor Juri dan Tim Pelaksana Pasanggiri Jaipong Atharrazka Belum Dilunasi, EO Soroti Komitmen Pengelola
Dugaan Transaksi Lapak Pasar Ganding Jadi Sorotan, Praktisi Hukum Desak Transparansi Total

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:31 WIB

Pisah Sambut Kapolresta Sumenep, Kombes Pol Ariek Indra Sentanu Resmi Gantikan AKBP Anang Hardiyanto

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:48 WIB

Jelang Puncak Acara, 1.000 Peserta Banyuwangi Ethno Carnival Matangkan Persiapan Lewat Gladi Bersih

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:07 WIB

AMAN Indonesia dan Pemkab Sumenep Perkuat Kolaborasi Wujudkan Desa Damai Berkelanjutan

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:50 WIB

Kapolda Jatim Resmikan Polresta Sumenep, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Sinergi Jogo Jatim

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:39 WIB

PT Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Aman, Distribusi ke Kepulauan Terkendala Cuaca

Berita Terbaru