Melalui Jatim Bejo, Pemkab Sumenep Berupaya Dongkrak Perekonomian Masyarakat

Rabu, 13 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus melakukan berbagai upaya memberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak perekonomian daerah.

Upaya itu ditunjukkan dengan dibangunnya Halal Hub untuk tempat pembinaan, ruang konsultasi UMKM, ruang sinergi antar dinas, ruang paguyuban UMKM dan Logistik Hub, serta packaging storage untuk pengembangan langsung produknya.

Hal itu, kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edy Rasiyadi, sebagai upaya pemerintah daerah secara optimal melakukan berbagai terobosan untuk pemberdayaan UMKM, sekaligus untuk mendongkrak perekonomian masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berupaya untuk memberdayakan dan mengembangkan potensi UMKM demi meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Sekda, di Kantor Bupati, saat Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo), Rabu (13/07/2022).

Dalam mempromosikan produk UMKM, Pemkab Sumenep telah menyiapkan tempat pemasaran kepada masyarakat di Mall UMKM, sehingga mall itu berfungsi sebagai etalase untuk pusat pemasaran produk-produk UMKM di Kabupaten Sumenep.

“Mall UMKM diharapkan meningkatkan peran serta Usaha Kecil Mikro dan Koperasi (UMK) agar terus berkembang untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” terang Sekda.

Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Sumenep secara teknis dan strategis mendukung program Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo) yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini.

Karena dengan cara optimalisasi pemanfaatan e-Marketplace dalam bentuk toko daring untuk pengadaan barang jasa pemerintah di Provinsi Jatim, juga sebagai upaya peningkatan peran serta pelaku UMKM.

“Jatim Bejo adalah ikhtiar bersama untuk membangun sekaligus meningkatkan akuntabilitas, transparansi utama dalam pengadaan barang dan jasa, yang bisa berkontribusi kepada UMKM guna pemenuhan kebutuhan barang dan jasa, serta pengembangan perekonomian daerah,” jelas Sekda.

Sementara Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Mustangin, menambahkan, bimtek Jatim Bejo kerja sama Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, bersama Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur diikuti oleh 90 peserta.

“Sebanyak 90 peserta itu rinciannya pada hari pertama diikuti 30 pelaku usaha, dan hari kedua diikuti oleh 60 Pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” tambah Mustangin. (Red)

Berita Terkait

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Terima Kunjungan FKMSA Universitas Wiraraja
Haji Rudi Tegaskan Isu Pemotongan Anggaran Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep Tidak Benar
Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:37 WIB

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sumenep Terima Kunjungan FKMSA Universitas Wiraraja

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:38 WIB

Haji Rudi Tegaskan Isu Pemotongan Anggaran Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep Tidak Benar

Senin, 12 Januari 2026 - 11:47 WIB

Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Berita Terbaru