2 Kali Alami Percobaan Pembakaran, Ini Tanggapan Ketua PCNU Sumenep

Minggu, 7 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor MWC NU Lenteng, Kabupaten Sumenep sesaat setelah mengalami percobaan pembakaran ke-2.

Kantor MWC NU Lenteng, Kabupaten Sumenep sesaat setelah mengalami percobaan pembakaran ke-2.

SUMENEP, detikkota.com – Kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dalam waktu tidak lama telah mengalami 2 kali percobaan pembakaran oleh seseorang yang belum jelas identitasnya.

Ketua Pengurus Cabang (PC) NU KabupatenbSumenep, KH Panji Taufik membenarkan adanya 2 peristiwa percobaan pembakaran. Pertama terjadi pada 23 April dan 5 Mei 2023.

Menurutnya, kejadian tersebut merupakan peristiwa serius yang harus disikapi PCNU Sumenep. Pihaknya langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Lenteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami langsung laporkan ke polsek setempat sebagaimana prosedurnya, setelah sebelumnya kami melakukan konsultasi dan koordinasi dengan kepala desa,” kata KH Panji Taufik, Minggu (7/5/2023).

Untuk mendapatkan atensi serius dari aparat, pihaknya juga berkomunikasi dengan Polres Sumenep. Sebab, informasi yang diterimanya, sejak laporan peristiwa pertama hingga kedua belum ada tindakan dari aparat.

“Saya menelepon Pak Kapolres, belaiu menjawab masih mencari saksi. Beberapa hari kemudian, saya tanya lagi. Jawabannya, wah ini sulit Pak Kiai karena tidak ada saksinya,” tutur KH. Panji Taufik seraya menceritakan pembicaraannya bersama aparat kepolisian.

Menurutnya, aksi percobaan pembakaran itu diduga sengaja dilakukan oleh pelaku. Sebab, kayu yang dibakar tersebut menempel di bagian gedung utama kantor.

Saat peristiwa terjadi, lanjutnya, ada beberapa pengurus yang bermalam di Kantor MWC NU Lenteng.

“Nah yang bermalam ini kemudian terbangun dan keluar karena ada asap api yang membubung. Kemudian kami minta tolong untuk berkoordinasi dengan pemadam kebakaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti membebaskan peristiwa tersebut. Berdasarkan laporan yang diterimanya, polisi mengaku langsung melakukan penyelidikan.

“Kalau dari penyelidikan polisi, yang kebakaran bukan kantor, tapi memang tumpukan kayu yang ada di belakang kantor,” kata Widiarti.

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB