250 Bonsai Ikuti Pameran, Ramaikan Festival Paralayang Jatim Seri 1 di Sumenep

Minggu, 4 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa bonsai peserta pameran di Puncak Lanjari, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Beberapa bonsai peserta pameran di Puncak Lanjari, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Para pecinta tanaman bonsai dari 4 kabupaten se-Madura hadir dan ikut meramaikan pameran dalam rangka ikut meramaikan Festival Paralayang Jatim Seri 1, di Puncak Lanjari, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Bonsai dengan berbagai ukuran dan bentuk itu berjejer rapi di atas meja panjang seolah siap untuk menunjukkan keelokannya kepada para pengunjung yang datang.

Ada sebanyak 250 bonsai dari Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan yang dipamerkan. Ratusan bonsai itu cukup menarik perhatian para pengunjung acara yang berlangsung selama 4 hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Panitia Festival Paralayang Liga Jatim Seri 1, Samsul Arifin mengatakan, peserta pameran bonsai sangat antusias dengan pagelaran tersebut.  Hal itu terlihat dari banyaknya jumlah peserta yang turut memeriahkan pameran, meski mereka berasal dari 3 kabupaten tetangga.

“Alhamdulillah, pameran bonsai diikuti banyak penggemar dan berlangsung sukses,” kata Samsul Arifin, Minggu (4/6/2023).

Menurutnya, panitia membagi pameran bonsai menjadi 7 kelas, yakni Kelas Shito 8 cm, Kelas Mami 15 cm, kelas Small 30 cm, Kelas setengah jadi, bonsai jadi dan bonsai dongkelan.

“Dari semua kelas ini merupakan kelas prospek,” imbuhnya.

Sedangkan untuk sistem penilaian pada pameran bonsai se-Madura itu, lanjutnya, ditentukan melalui 2 kategori yakni The Best Teen (sepuluh besar) dan The Best in Show, bonsai terbaik dari semua kelas.

Berita Terkait

Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa
Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga
Pulau Merah Jadi Magnet, Kunjungan Wisata Banyuwangi Tembus 240 Ribu
BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus
Tangani Sampah Wisata, Lumajang Galakkan Gerakan Indonesia Asri
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 11:26 WIB

Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa

Selasa, 7 April 2026 - 11:03 WIB

Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal

Senin, 6 April 2026 - 11:05 WIB

Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga

Jumat, 3 April 2026 - 12:53 WIB

Pulau Merah Jadi Magnet, Kunjungan Wisata Banyuwangi Tembus 240 Ribu

Kamis, 2 April 2026 - 12:29 WIB

BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma saat memimpin rapat koordinasi stabilitas stok LPG 3 kilogram dan BBM di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Kamis (9/4/2026).

Pemerintahan

Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipercepat, Pengawasan Diperketat

Kamis, 9 Apr 2026 - 14:41 WIB