Hampir 20% Syarat Administrasi Pendaftar PPPK 2023 di Sumenep TMS

Rabu, 18 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kabupaten Sumenep, Mohammad Suharjono.

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kabupaten Sumenep, Mohammad Suharjono.

SUMENEP, detikkota.com – Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menyebut ratusan pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023 tidak lolos administrasi.

Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kabupaten Sumenep, Mohammad Suharjono mengatakan, banyak pelamar PPPK yang mengabaikan informasi. Akibatnya, banyak dari mereka yang tidak memenuhi syarat (TMS)

“Jumlah pelamar yang TMS hampir 20 persen dari total pelamar keseluruhan,” sebutnya, Rabu (18/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengumuman hasil seleksi administrasi, dari 3372 pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebanyak 2851 orang. Sementara 521 pendaftar lainnya dinyatakan TMS.

Jono demikian dia biasa dipanggil memprediksi, para pelamar kurang memperhatikan pengumuman secara detail, seperti nomor tenaga pendidik dan syarat administrasi lainnya, sehingga berkasanya dinyatakan TMS.

Namun, pihaknya memberikan kesempatan untuk memperbaiki dan memenuhi berkas-berkas yang dinyatakan TMS.

“Kami meminta para pendaftar untuk memanfaatkan sebaik-baiknya masa sanggah yang nanti diberikan oleh panitia, yaitu dari tanggal 19 sampai 21 Oktober 2023. Sementara untuk penarikan data final nanti pada 31 Oktober 2023,” tegasnya.

Selanjutnya, peserta akan mengikuti pelaksanaan computer assisted test (CAT), 1 sampai 4 November 2023.

Untuk diketahui, sebanyak 3372 pendaftar PPPK akan memperebutkan 311 formasi tahun 2023. Formasi tersebut terdiri dari tenaga guru 183 orang, tenaga teknis 64 orang, dan tenaga kesehatan 64 orang.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Berita Terbaru

Foto bersama Pemkab Sumenep usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Selasa (26/05/2026).

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB