Warga Legung Gelar Tradisi Petik Laut, Wujud Syukur Para Nelayan

Rabu, 29 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan sampan nelayan berjejer di pantai sebelum larung acara Petik Laut dimulai.

Puluhan sampan nelayan berjejer di pantai sebelum larung acara Petik Laut dimulai.

SUMENEP, detikkota.com – Sejumlah nelayan Desa Legung, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur melaksanakan tradisi Petik Laut sebagai bentuk syukur.

Acara tersebut berlangsung selama 2 hari, sejak 27 hingga 28 November 2023. Berbagai rentetan acara digelar mulai dari istighasah, khotmil qur’an hingga pengajian umum.

Tokoh Pemuda setempat, Hisyam menyatakan, acara Petik Laut merupakan kegiatan rutin yang digelar oleh para nelayan setiap tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Acaranya dimulai tadi malam. Alhamdulillah, nuansa relegius dan budaya juga lengkap,” jelasnya, Selasa (28/11/2023).

Sementara pada hari kedua menjadi acara puncak Petik Laut, berupa arak-arakan perahu diiringi musik saronen.

“Selain itu, warga sekitar membawa makan sebagai sedekah untuk dilarungkan ke tengah laut,” imbuhnya.

Hisyam menampik makanan yang dilarung ke luat disebut buang-buang rejeki, tetapi bentuk syukur dengan niat memberi makan mahluk yang ada di laut.

“Selama ini warga pesisir utara Sumenep, khususnya nelayan Desa Legung selalu makan dari hasil laut berupa tangkapan ikan. Lalu dijual untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” papar Hisyam.

Untuk lebih memeriahkan acara Petik Laut, warga juga menanggap pagelaran topeng Rukun Perawas.

“Ini semua sebagai bentuk syukur dan ekspresi kebahagiaan para nelayan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur
Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa
Ratusan Event Digelar Sepanjang 2025, Surabaya Mantapkan Diri sebagai Kota Wisata dan Budaya
Ribuan Peserta Ikuti Festival Gandrung “Dari Masa ke Masa” di Banyuwangi
Komunitas Berbagi Sumenep Bagikan 50 Bungkus Nasi untuk Pengguna Jalan
Bupati Fauzi: Festival Dalang Topeng Jadi Ruang Regenerasi Seni Tradisi
Festival Kebangsaan Banyuwangi Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antar Etnis
Kota Probolinggo Semarak, Pro Night Culture Festival Season 2 Kembali Jadi Magnet Warga

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:28 WIB

Situs Selogending Lumajang, Jejak Peradaban Megalitikum dan Warisan Nilai Leluhur

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:36 WIB

Lumajang Gelar Pameran Tosan Aji Nusantara, Dorong Pelestarian Budaya dan Identitas Bangsa

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:40 WIB

Ratusan Event Digelar Sepanjang 2025, Surabaya Mantapkan Diri sebagai Kota Wisata dan Budaya

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:39 WIB

Ribuan Peserta Ikuti Festival Gandrung “Dari Masa ke Masa” di Banyuwangi

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:39 WIB

Komunitas Berbagi Sumenep Bagikan 50 Bungkus Nasi untuk Pengguna Jalan

Berita Terbaru