Kemenag Sumenep Klarifikasi Tegaskan Tak Memihak Kepada Paslon Manapun di Pilkada

Kamis, 3 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juhedi, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep

Juhedi, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengklarifikasi mengenai adanya dukungan kepada salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, nomor urut 02 (Fattah Jasin dan Ali Fikri Warist).

Juhedi, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep mengaku melihat kejadian tersebut di aplikasi WhatsApp, sehingga pihaknya sigap mengecek dan melakukan pemanggilan terhadap Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) Kabupaten Sumenep.

Diketahui, adanya kejanggalan perihal kop surat yang menyebutkan Kemenag, dengan begitu pihaknya meminta keterangan pasti, sehingga bersangkutan RF (Inisial) mengakui kesalahan dan kekhilafannya. Secara kelembagaan PGIN merupakan organisasi mandiri yang tidak ada hubungannya dengan Kemenag.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau ada persoalan yang tidak benar pasti kami mintai klarifikasi,” tuturnya saat ditemui, Rabu (2/12/2020). Di kantornya.

Dengan kejadian tersebut, pihaknya yang bersangkutan (PGIN) membuat pernyataan sebagaimana hal tersebut telah mencoreng nama baik Kemeneg.

“Kami tegaskan, kami tidak memihak kepada salah satu paslon, Bupati dan Wakil Bupati Sumenep,” tegasnya.

Lanjut Juhedi menambahkan, bahwa sejauh ini Kemenag diposisi netral karena sudah di atur dalam undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa tidak diperbolehkan untuk mendukungan calon siapapun di Pilkada.

“Kemenag, dalam Pilkada tahun 2020 ini netral,” imbuhnya. (Md)

Berita Terkait

Masjid Darul Islah Pulau Saebus Kini Terang Berkat Bantuan PLTS Baznas Sumenep
Lamber Zilipaly Resmi Terpilih sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Purwakarta
Musda Dekopinda Purwakarta Disorot, Penetapan Ketua Dinilai Tak Sesuai AD/ART
Harga Cabe Jamu di Sumenep Kembali Stabil di Kisaran Rp 100 Ribu per Kilogram
KPH Purwakarta Klarifikasi Isu Status Lahan Pembangunan Rumah Relokasi di Desa Panyindangan
Surabaya Siaga Bencana, 97 Armada dan Robot PMK Dikerahkan
Hampir 80 Persen Paket MBG di SDN Tanjungjaya Diduga Basi, Tokoh Masyarakat Desak Evaluasi SPPG
Pemkab Sumenep Perkuat Distribusi Minyakita Jelang Ramadan untuk Kendalikan Harga

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:49 WIB

Masjid Darul Islah Pulau Saebus Kini Terang Berkat Bantuan PLTS Baznas Sumenep

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:11 WIB

Lamber Zilipaly Resmi Terpilih sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kota Purwakarta

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:37 WIB

Musda Dekopinda Purwakarta Disorot, Penetapan Ketua Dinilai Tak Sesuai AD/ART

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:39 WIB

KPH Purwakarta Klarifikasi Isu Status Lahan Pembangunan Rumah Relokasi di Desa Panyindangan

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:17 WIB

Surabaya Siaga Bencana, 97 Armada dan Robot PMK Dikerahkan

Berita Terbaru