Polres dan Kominfo Sumenep Gelar FGD bersama KKD Jawa Timur

Selasa, 29 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kolaborasi Polres dan Dinas Komunikasi dan Informtaika (Diskominfo) Sumenep bersama Komite Komunikasi Digital (KKD) Jawa Timur menggelar Forum Group Discussion dengan tema “Penguatan Sinergitas Pengamanan Ruang Digital Jelang Pilkada 2024” di Aula Sanika Satyawada Polres setempat, Senin (28/10/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri para Ketua asosiasi media di Sumenep dan satu anggotanya, serta para wartawan, perwakilan KPU, Bawaslu, perwakilan Kajari Sumenep, perwakilan Dandim dan sejumlah instansi lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso yang didaulat menjadi salah satu pemateri menyampaikan, bahwa perlunya diadakan FGD tentang ruang digital jelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingin menyampaikan, bahwa di Sumenep ini jelang Pilkada serentak aman dan baik baik saja. Termasuk penyebaran informasi hoax jelang Pilkada ini memang sangat minim, bahkan boleh dikata tidak ada” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Sumenep, Muhammad Nurdin dalam sambutannya mengatakan, FGD ini penting dilakukan guna menyamakan persepsi untuk mewujudkan Pilkada serentak 2024, aman, kondusif dan bebas hoaks, sehingga semuanya berjalan sesuai harapan kita.

“Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024, penguatan sinergitas dalam pengamanan ruang digital menjadi sangat penting, agar pelaksanaan pilkada nanti tidak ada yang menjadi pengganggu” tuturnya.

Nurdin menyebutkan, melalui FGD KKD ini diharapkan dapat menjaga integritas proses demokrasi dan mencegah potensi ancaman siber yang dapat memengaruhi jalannya pemilihan.

“Ini (FGD) akan menjadi salah satu sarana menuju Pilkada Kabupaten Sumenep 2024, yang aman dan kondusif serta bebas hoaks, sehingga benar benar menjadi pesta demokrasi yang diharapkan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua KKD Kominfo Jawa Timur, Arief Rahman menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi menjelang Pilkada ini adalah menjaga ruang digital dari ancaman hoaks dan provokasi di media sosial.

“Menjadi penting untuk dilakukan edukasi kepada masyarakat dalam memilah informasi, serta mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menangkal berita bohong yang dapat memicu konflik sosial. Lebih lebih menjelang Pilkada 2024 ini,” katanya.

Berita Terkait

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Berita Terbaru