Pucuk Pimpinan Lapas Banyuwangi Berganti, Mochamad Mukaffi Gantikan Agus Wahono

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi resmi berganti. Agus Wahono menyerahkan jabatannya kepada Mochamad Mukaffi. Serah terima jabatan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur Kadiyono di Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi, Rabu (22/01/2025).

Sebelumnya, Mochamad Mukaffi menjabat sebagai Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun. Sedangkan Agus Wahono akan mengemban amanah baru sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung.

Kadiyono berharap pergantian kepemimpinan mampu membawa angin segar bagi pengelolaan di Lapas Banyuwangi. Ia menegaskan pentingnya peran Kalapas dalam menciptakan suasana Pemasyarakatan yang kondusif dan berorientasi pada program pembinaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tentu sangat mengapresiasi langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan sebelumnya dan mendorong Kalapas baru untuk melanjutkan program tersebut,” tegasnya.

Agus Wahono selaku Kalapas Banyuwangi yang lama, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas jalinan kerjasama, sinergi maupun kolaborasi untuk kemajuan Lapas Banyuwangi, baik dari internal pegawai maupun dari pihak eksternal seperti Forkopimda, APH lain dan stakeholder terkait.

“Tanpa adanya sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, pelaksanaan tugas dan fungsi di Lapas Banyuwangi tidak akan berjalan dengan maksimal,” ujar Agus dalam sambutan terakhirnya di Lapas Banyuwangi.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak mampu membawa perubahan yang berdampak di Lapas Banyuwangi, khususnya dalam memberikan layanan kepada masyarakat maupun Warga Binaan.

“Berbagai kegiatan pembinaan yang ada di Lapas Banyuwangi tentunya juga tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi yang telah dibangun dengan berbagai pihak,” terangnya.

Sementara itu, Kalapas Banyuwangi yang baru, Mochamad Mukaffi menegaskan akan mempertahankan dan meningkatkan capaian-capaian yang telah diraih oleh Lapas Banyuwangi selama ini.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri, oleh karena itu dukungan dari berbagai pihak memang sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

“Dengan tekad dan niat, serta sinergi antara pegawai dan stakeholder lainnya, kami yakin Lapas Banyuwangi dapat semakin maju,” pungkasnya.

Kegiatan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi, jajaran Forkopimda, Kepala UPT Pemasyarakatan se korwil Jember, dan stakeholder terkait serta mitra kerja Lapas Banyuwangi.

Berita Terkait

Kantongi 16 Penghargaan pada 2026, Bupati Sumenep Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan
Songennep Jaja Rajja Jadi Seruan Persatuan, Bupati Sumenep Dorong Pembangunan Merata
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Ipuk Tekankan Pelayanan Publik yang Ramah dan Transparan
Bukan Sekadar Penghargaan, Bupati Bangkalan Tuntut Kesetaraan Gender Berdampak Nyata
Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton
Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali
Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dalam Menjalankan Tugas
Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Pakaian Santri pada 19–22 Oktober 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Kantongi 16 Penghargaan pada 2026, Bupati Sumenep Sebut Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Songennep Jaja Rajja Jadi Seruan Persatuan, Bupati Sumenep Dorong Pembangunan Merata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Ipuk Tekankan Pelayanan Publik yang Ramah dan Transparan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Bukan Sekadar Penghargaan, Bupati Bangkalan Tuntut Kesetaraan Gender Berdampak Nyata

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton

Berita Terbaru