Meski Didalam Lapas, Ratusan Warga Binaan Lapas Banyuwangi Tetap Khusyu Laksanakan Sholat Ied

Selasa, 1 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Ratusan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi melaksanakan Sholat Idul Fitri 1446 H dari dalam tingginya tembok Lapas, Senin (31/3). Meski begitu, suasana khusyu tetap terpancar dari setiap Warga Binaan.

Sholat Ied digelar di Lapangan Tenis Blok Timur Lapas Banyuwangi dan diikuti oleh seluruh Warga Binaan muslim, baik pria maupun wanita. Kepala Lapas dan Pejabat Struktural Lapas Banyuwangi juga turut hadir dalam pelaksanaan sholat ied yang digelar didalam Lapas tersebut.

Kepala Lapas Banyuwangi, Mochamad Mukaffi menyebut, meski sedang menjalani pidana, namun setiap Warga Binaan memiliki hak untuk melaksanakan ibadah. Karenanya, Lapas Banyuwangi memfasilitasi agar Warga Binaan dapat melaksanakan sholat ied.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sudah menjadi hak mereka, oleh karena itu kami sediakan tempat dan sarana prasarana yang lain agar mereka dapat khusyu melaksanakan sholat ied,” ujarnya.

Mukaffi mengingatkan kepada warga binaan agar dapat memaknai perayaan Hari Raya Idul Fitri untuk berbenah diri serta berperilaku baik selama menjalani pidana, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dan saling memaafkan satu sama lain.

“Perilaku selama menjalani pidana juga menjadi salah satu penialain untuk dapat diusulkan memperoleh remisi atau pengurangan masa tahanan,” ungkapnya.

“Semoga kita tetap istiqomah menjalankan ibadah, memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” imbuhnya.

Pelaksanaan sholat ied itu juga mendatangkan KH. Achmad Wahyudi sebagai Imam Sholat sekaligus Khotib pemberi khotbah.

Dalam khotbahnya Wahyudi menyampaikan materi tentang keimanan yang harus selalu ada dalam hati setiap insan.

Berita Terkait

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal
FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya
Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk
Guru PNS di Sumenep Masuk DPO Kasus Dugaan Penggelapan, Pengawal Kasus: Guru Harus Jadi Teladan
Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya
Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:52 WIB

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk

Berita Terbaru