Pulau Merah, Destinasi Andalan Banyuwangi dengan Ragam Aktivitas Wisata Menarik

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Pulau Merah, atau dikenal juga sebagai Red Island, merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Terletak di kawasan Pesanggaran, Pulau Merah menawarkan keindahan alam khas pesisir, lengkap dengan bukit kecil yang bertanah merah dan ditumbuhi vegetasi hijau. Bukit ini dapat diakses saat air laut surut dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Selain panorama alamnya yang memesona, di kawasan ini juga terdapat Pura Tawang Alun yang sering digunakan oleh umat Hindu untuk ritual keagamaan seperti upacara Mekiyis. Bukit setinggi sekitar 200 meter tersebut juga menyuguhkan pemandangan laut lepas dan matahari terbenam yang menakjubkan, terutama saat senja.

Pantai Pulau Merah membentang sepanjang tiga kilometer, dengan pasir putih yang aman untuk keluarga. Meski demikian, ombak di kawasan ini cukup tinggi, sehingga tidak dianjurkan untuk berenang terutama bagi anak-anak. Sebaliknya, karakter ombak tersebut justru menarik minat para peselancar, baik pemula maupun profesional, karena ketinggian ombaknya yang mencapai 2 hingga 5 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain berselancar, wisatawan dapat menikmati aktivitas lain seperti snorkeling, menyewa kursi pantai untuk bersantai, menjelajah bukit pasir merah saat air surut, hingga mencicipi aneka kuliner khas Banyuwangi yang tersedia di sekitar area wisata. Kuliner seperti rujak soto, rawon, dan rujak bakso menjadi pilihan favorit para pengunjung.

Akses menuju Pulau Merah terbilang mudah. Wisatawan dapat menempuh perjalanan sejauh 60 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi melalui rute Srono–Kesilir–Pulau Merah. Selain kendaraan pribadi, tersedia pula angkutan umum menuju Pesanggaran dan ojek lokal menuju lokasi pantai.

Pulau Merah terus menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara berkat pesona alamnya yang unik dan keberagaman aktivitas wisata yang ditawarkan.

Berita Terkait

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Warga Keluhkan Kondisi SWK Bratang Binangun, Wali Kota Eri Langsung Turun Tangan
Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Pemkot Surabaya Dorong Peserta MICE Perpanjang Masa Tinggal lewat Paket Wisata
Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia
Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Bertahan Sejak 1977, Jadi Favorit Wisatawan
Revitalisasi Pantai Pondok Bali Subang Segera Dimulai, Kang Rey Tegaskan Fokus Pada Penataan Tanpa Merusak Ekosistem

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Minggu, 20 September 2026 - 02:03 WIB

MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 15 September 2026 - 12:14 WIB

Warga Keluhkan Kondisi SWK Bratang Binangun, Wali Kota Eri Langsung Turun Tangan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Pemkot Surabaya Dorong Peserta MICE Perpanjang Masa Tinggal lewat Paket Wisata

Berita Terbaru