Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Masuki Hari ke-16, Tim SAR Sisir Perairan Banyuwangi-Jembrana

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya.

Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya.

BANYUWANGI, detikkota.com – Operasi pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya memasuki hari ke-16 pada Kamis (17/7/2025). Tim SAR gabungan terus melanjutkan penyisiran melalui satuan tugas laut dan darat di wilayah perairan dan pesisir antara Banyuwangi dan Jembrana.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., yang ditunjuk sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menyampaikan bahwa satu tim Search and Rescue Unit (SRU) laut dikerahkan menggunakan kapal Rigid Buoyancy Boat (RBB) dari Pos SAR Banyuwangi untuk menyisir perairan dari Tanjungwangi hingga Blimbingsari.

“Cuaca di lokasi terpantau mendung tebal dengan angin kencang 6–25 knot, gelombang mencapai 2,5 meter, serta arus permukaan hingga 2,5 meter per detik,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, SRU darat dari Posko SAR Gabungan Banyuwangi menyisir area pesisir dari Pantai Blimbingsari hingga Muncar. Di sisi lain, SRU darat Posko Gilimanuk melaksanakan pencarian di Pantai Candi Kusuma, Pelabuhan Gilimanuk, Teluk Gilimanuk, Pantai Pebuahan, hingga Pantai Baluk Rening. Tim juga menggandeng para nelayan lokal untuk mempercepat pelaporan apabila menemukan korban.

Operasi pencarian yang sebelumnya berskala nasional, sejak Selasa (15/7/2025), resmi dialihkan menjadi operasi kewilayahan dengan Nanang Sigit tetap bertindak sebagai koordinator.

“Hari ke-14 kemarin, satu jenazah ditemukan di Pantai Plengkung, Banyuwangi, dan diduga merupakan korban ke-49. Jenazah telah dievakuasi ke RSUD Blambangan dan saat ini tengah dalam proses identifikasi oleh tim DVI Biddokkes Polda Jatim,” jelasnya.

Hingga hari ke-16, total korban yang telah ditemukan mencapai 49 orang, terdiri dari 30 orang selamat dan 19 orang meninggal dunia. Empat jenazah di antaranya masih menunggu proses identifikasi.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru