Tim Gus Acing – Mas Kiai Laporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu

Selasa, 15 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gus Acing - Mas Kiai Laporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu ke Bawaslu

Tim Gus Acing - Mas Kiai Laporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu ke Bawaslu

SUMENEP, detikkota.com -Tim pemenangan nomor urut 2 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fattah Jasin-KH Ali Fikri (Gus Acing-Mas Kiai) lakukan pelaporan ke Bawaslu Kabupaten Sumenep, mengenai pelanggar Pemilu, Senin (14/12/2020).

Pelaporan itu berkaitan dengan dugaan operasi masif yang dilakukan oleh tiga Kepala Desa dan Sekcam Dungkek untuk memenangkan Paslon Achmad Fauzi-Nyai Hj Dewi Khalifah dalam Pilkada Sumenep 9 Desember beberapa waktu lalu.

Sulaisi Abdurrazaq selaku Penasehat Hukum paslon nomor urut 2 mengatakan, tim pemenangan Paslon Fauzi-Eva mengerahkan sejumlah Kepala Desa untuk memobilisasi dukungan serta mempengaruhi pemilihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Laporannya kepada Bawaslu, dugaan keterlibatan Kepala Desa Tambak Agung Barat Kecamatan Ambunten, Sekcam Desa Dungkek Kecamatan Dungkek dan Kepala Desa Tamidung, Kecamatan Batang-batang, yang secara langsung atau tidak langsung telah mempengaruhi pemilih agar memilih calon Fauzi-Eva dengan cara berkampanye lewat status WhatsApp,” ujarnya, Senin (14/13) kemarin.

“Bukti itu oleh tim kemenangan kami sengaja di screenshot,” jelas pria yang akrab disapa Sulaisi ini dihadapan awak media.

Tidak hanya itu, menurutnya, operasi kemenangan Fauzi-Eva, dilakukan secara terstruktur serta masif. Karena semua Kepala Desa, bahkan penyeleggara pemerintahan atau eksekutif hingga level kecamatan ikut terlibat dalam tim pemenangan.

Bahkan pihaknya akan mengusulkan bukti-bukti lain yang belum di lampirkan dalam laporan tersebut. Dia berharap dari dua laporan ini Bawaslu segera memanggil beberapa Kepala Desa yang ikut terlibat.

Sementara, Anwa Nuris, Ketua Bawaslu Sumenep berjanji akan segera melakukan rapat pleno. “Nanti kita akan lakukan Pleno, apakah sudah memenuhi unsur syarat formil dan meterilnya,” jelasnya. (fer/red)

Berita Terkait

Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:30 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Berita Terbaru