BPBD dan Kecamatan Kademangan Gelar Sosialisasi Penguatan Tangguh Bencana

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari membuka kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana di Pendopo Kecamatan Kademangan, Selasa (2/9/2025).

Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari membuka kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana di Pendopo Kecamatan Kademangan, Selasa (2/9/2025).

PROBOLINGGO, detikkota.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo bersama Kecamatan Kademangan melaksanakan Sosialisasi Penanggulangan Bencana sebagai bagian dari program penguatan Kecamatan Tangguh Bencana. Kegiatan ini diikuti perwakilan LPM, kader, ketua RT, dan RW pada Selasa (2/9/2025) di Pendopo Kecamatan Kademangan.

Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, yang hadir membuka acara, menegaskan bahwa faktor manusia juga dapat menjadi penyebab terjadinya bencana. Ia mencontohkan peristiwa banjir di Kota Probolinggo yang salah satunya dipicu perilaku membuang sampah sembarangan.

“Berbicara mengenai penanggulangan bencana tidak terlepas dari kita semua. Karena manusia tidak terlepas dari salah dan khilaf, salah satunya membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ina juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana sekaligus meminta BPBD menyasar pelajar melalui literasi kebencanaan. “Edukasikan ini kepada pelajar SMP dan SMA melalui literasi yang dibuat, salah satunya penanggulangan bencana,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Probolinggo, Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, turut hadir menyampaikan peran DPRD dalam mendukung program pemerintah. Ia juga mengundang masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi secara langsung. “Silakan datang atau berkirim surat audiensi ke kantor kami, karena kantor DPRD adalah rumah Bapak Ibu semua,” katanya.

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari BPBD Provinsi Jawa Timur dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Probolinggo. Ketua FPRB Kota Probolinggo, Eko Yudha, menuturkan kegiatan tersebut mencakup pelatihan dan pendampingan berkelanjutan bagi satuan tanggap bencana di tingkat kelurahan.

“Kami akan memberikan pemahaman kepada pihak kelurahan, masyarakat, dan kecamatan mengenai konsep Kecamatan Tangguh Bencana. FPRB akan terus mendampingi hingga terbentuk tim tanggap bencana di setiap wilayah,” jelasnya.

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru