Mendagri Minta Kepala Daerah Tunda Seremonial dan Perkuat Forkopimda

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.

JAKARTA, detikkota.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah menunda kegiatan seremonial yang dinilai berlebihan di tengah situasi sosial yang sensitif. Imbauan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Kondisi Terkini dan Rakor Pengendalian Inflasi secara daring, Selasa (2/9/2025).

Menurut Tito, kegiatan seremonial yang menampilkan musik pesta seringkali dipotong dan dijadikan konten negatif sehingga berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk memperkeruh suasana. Ia mengingatkan pemerintah daerah agar lebih berhati-hati dalam menggelar acara.

Selain itu, Mendagri juga menekankan pentingnya langkah proaktif kepala daerah dengan menggelar rapat bersama Forkopimda. “Kekompakan Forkopimda sangat penting, karena setiap unsur mulai dari kepala daerah, DPRD, TNI, Polri, kejaksaan hingga intelijen memiliki kekuatan masing-masing untuk merangkul masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tito juga meminta Forkopimda di daerah segera menjalin komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun unsur lintas golongan melalui kegiatan bersama seperti doa lintas agama. Langkah ini dinilai sebagai upaya menyejukkan suasana sekaligus mencegah potensi konflik.

Ia menegaskan bahwa pemerintah menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai aturan perundang-undangan dan konvensi internasional yang telah diratifikasi. Namun, kebebasan tersebut harus diiringi tanggung jawab dan tidak bersifat absolut.

“Aksi penyampaian pendapat secara damai wajib dilindungi negara. Tapi jika mengganggu ketertiban, melanggar hukum, atau mengancam persatuan bangsa, maka pemerintah berhak melakukan pembubaran dan penegakan hukum,” tegas Tito.

Berita Terkait

Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun
Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun
Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Presiden Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Rp180 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Apresiasi Satgas PKH Selamatkan 6,2 Juta Hektare Hutan Senilai Hampir Rp400 Triliun

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Berita Terbaru