Polisi Pastikan Bayi Syifa di Kangean Tewas Akibat Penganiayaan

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kasus kematian bayi Syifa (1) di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, mulai menemui titik terang. Polisi memastikan korban meninggal akibat penganiayaan dengan luka lebam pada tubuhnya.

Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, menjelaskan hasil autopsi medis menunjukkan adanya benturan benda tumpul di bagian kepala yang menyebabkan pendarahan hebat pada otak hingga menewaskan korban.

“Dari hasil autopsi, penyebab kematian korban adalah benturan benda tumpul di kepala yang menimbulkan pendarahan fatal di otak,” kata Widiarti saat on air di Radio Karimata, Senin (8/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kondisi jasad korban yang sudah membusuk ketika ditemukan di dalam lemari kamar kos sempat menyulitkan proses penyelidikan. Namun, pihak kepolisian menegaskan tetap berupaya maksimal untuk mengungkap kasus ini.

“Siapa pelaku penganiayaan masih dalam proses penyelidikan. Tim kami bekerja ekstra untuk mengungkap kasus yang menyita perhatian publik ini,” ujarnya.

Sebelumnya, jasad bayi Syifa ditemukan warga pada Senin (1/9/2025) malam dalam kondisi mengenaskan. Korban terbungkus plastik dan disembunyikan di lemari lantai dua sebuah kamar kos di Pulau Kangean.

Hingga kini, polisi masih memburu keberadaan ibu korban, ST Kholila Oktavia, yang sudah lebih dari sepekan tidak diketahui jejaknya. Pihak kepolisian menyebut keberadaan sang ibu menjadi kunci penting untuk mengungkap misteri kematian bayi Syifa.

Berita Terkait

Miliki dan Edarkan Sabu, Warga Gapurana Diamankan Polres Sumenep
Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu 100 Gram di Kecamatan Dasuk
Keluarga Bantah Dugaan Pencabulan di Ganding, Akui Terjadi Kekerasan terhadap Anak
TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Polsek Ra’as Ungkap Kasus Curat, Dua Terduga Pelaku Berhasil Diamankan
Hak Penumpang Terampas, Rokok Ilegal Berlayar Bebas Ketika Kapal Rakyat Lebih Melayani Penyelundup
Kapolres Sumenep Inisiasi Persamaan Persepsi APH Sambut Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:14 WIB

Miliki dan Edarkan Sabu, Warga Gapurana Diamankan Polres Sumenep

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:36 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Ungkap Peredaran Sabu 100 Gram di Kecamatan Dasuk

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:21 WIB

Keluarga Bantah Dugaan Pencabulan di Ganding, Akui Terjadi Kekerasan terhadap Anak

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Berita Terbaru

KH Dr. A. Busyro Karim saat menyampaikan tausiyah pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam rangkaian 1 Abad Nahdlatul Ulama.

Daerah

Lima Pilar Kekuatan NU Menurut KH Busyro Karim

Minggu, 1 Feb 2026 - 14:35 WIB