Wali Kota Malang Tinjau Proyek Drainase Suhat, Dorong Penyelesaian Lebih Awal

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat meninjau proyek drainase di Jalan Soekarno Hatta (Suhat), Senin malam (6/10/2025).

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat meninjau proyek drainase di Jalan Soekarno Hatta (Suhat), Senin malam (6/10/2025).

MALANG, detikkota.com – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meninjau langsung pelaksanaan proyek drainase di koridor Jalan Soekarno Hatta (Suhat) pada Senin malam (6/10/2025). Peninjauan dilakukan untuk memantau perkembangan dan mengidentifikasi kendala di lapangan pada minggu ke-15 pelaksanaan proyek tersebut.

Proyek drainase yang dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini berlokasi di sisi selatan Jalan Suhat, tepatnya di depan Politeknik Negeri Malang (Polinema) dan Universitas Brawijaya (UB).

“Saya ingin memastikan langsung progres proyek ini, karena target penyelesaiannya akhir Desember 2025. Namun saya berharap bisa selesai lebih cepat, mengingat di bulan Desember ada perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Wahyu Hidayat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mengevaluasi progres, Wali Kota Malang juga menyoroti potensi kendala akibat intensitas hujan tinggi pada Oktober hingga Desember yang dapat mempengaruhi kecepatan pengerjaan.

Dalam peninjauan tersebut, Wahyu didampingi oleh Kepala Dinas PUPRPKP, Kepala Dinas Kominfo, serta Camat Lowokwaru. Berdasarkan laporan tim pengawas, saat ini progres proyek baru mencapai 14 persen karena keterbatasan jumlah pekerja dan waktu kerja yang hanya diizinkan pada malam hari, yakni pukul 22.00 hingga 06.00 WIB.

Menanggapi hal itu, Wahyu meminta Dinas PUPRPKP meninjau kemungkinan pelaksanaan pekerjaan di siang hari dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas dan aktivitas warga. “Kalau memungkinkan dikerjakan di siang hari, bisa dipertimbangkan asalkan tidak mengganggu jam sibuk,” tegasnya.

Ke depan, pengerjaan proyek akan dilakukan oleh tiga tim, masing-masing di koridor selatan (depan Polinema), koridor tengah (depan RSUB), dan koridor utara (sekitar pertigaan Jalan Candi Panggung).

Wahyu juga menekankan pentingnya koordinasi dengan masyarakat sekitar dan pelaku usaha yang terdampak agar pelaksanaan proyek berjalan lancar. “Setiap perkembangan harus dikomunikasikan secara terbuka agar masyarakat memahami situasi di lapangan dan tetap mendukung proyek ini,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Wajah Ekonomi Sumenep dari Pinggir Jalan Panglima Sudirman
BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Jawa Timur Cerah Berawan
Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Bertahan Sejak 1977, Jadi Favorit Wisatawan
Surat Mengendap Hampir Tiga Bulan, BTN Sumenep Baru Buka Suara Soal KPR dan Perumahan
Upah Tak Kunjung Cair, Buruh Pegaraman 1 Siap Kepung PT Garam
Dandim 0827/Sumenep Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten
Klarifikasi Proyek Rehabilitasi Gedung Dinas Perikanan dan Peternakan Purwakarta
Upah Buruh Pegaraman 1 PT Garam Belum Dibayar, Sekitar 100 Pekerja Mogok

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:06 WIB

Wajah Ekonomi Sumenep dari Pinggir Jalan Panglima Sudirman

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:51 WIB

BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Jawa Timur Cerah Berawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:49 WIB

Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Bertahan Sejak 1977, Jadi Favorit Wisatawan

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:25 WIB

Upah Tak Kunjung Cair, Buruh Pegaraman 1 Siap Kepung PT Garam

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:45 WIB

Dandim 0827/Sumenep Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten

Berita Terbaru

Ilustrasi

Ekonomi

Rupiah Masih Tertekan Meski Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:31 WIB