Upah Tak Kunjung Cair, Buruh Pegaraman 1 Siap Kepung PT Garam

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, detikkota.com – Keterlambatan pembayaran upah buruh di Pegaraman 1 Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, memicu polemik dan sorotan publik. Para buruh dilaporkan belum menerima upah selama sepekan terakhir.

Pihak PT Garam (Persero) Tbk melalui humasnya, Wawan, menyatakan bahwa pembayaran upah buruh Bantuan Kendali Operasi (BKO) menjadi tanggung jawab pihak ketiga atau vendor yang telah dikontrak.

“Pembayaran upah buruh BKO merupakan kewenangan vendor sesuai perjanjian kerja yang telah disepakati,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Pegaraman 1, Dila, mengaku sempat berinisiatif untuk menalangi pembayaran upah buruh menggunakan dana pribadi sebagai bentuk kepedulian. Namun, rencana tersebut tidak direalisasikan setelah mendapat pertimbangan dari pihak terkait.

Fasilitator antara pihak perusahaan dan buruh, Ridwan, menilai langkah tersebut tidak tepat karena berpotensi mengaburkan tanggung jawab vendor dalam memenuhi kewajibannya.

Pada Rabu (6/5/2026), pihak perusahaan menyampaikan bahwa vendor berkomitmen menyelesaikan seluruh tunggakan upah pada hari yang sama. Meski demikian, pernyataan tersebut masih disikapi hati-hati oleh perwakilan buruh dan masyarakat.

Di sisi lain, perwakilan Lembaga BIDIK, Sunan, menyatakan pihaknya telah menyiapkan rencana aksi unjuk rasa apabila pembayaran tidak segera direalisasikan.

“Jika upah tidak dibayarkan hari ini, kami akan menggelar aksi sebagai bentuk tuntutan atas hak buruh,” ujarnya.

Warga berharap permasalahan ini segera diselesaikan agar tidak berdampak pada aktivitas kerja dan stabilitas sosial di kawasan tersebut.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru