Ngopène Songènèp, Spirit Hari Jadi yang Tegaskan Jati Diri dan Karakter Daerah

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim saat menghadiri upacara Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep di Kantor Bupati, Jumat (31/10/2025).

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim saat menghadiri upacara Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep di Kantor Bupati, Jumat (31/10/2025).

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan komitmennya untuk memperkuat identitas dan karakter daerah melalui penguatan strategi branding. Langkah ini menjadi upaya penting dalam memperkenalkan kekayaan budaya, potensi pariwisata, dan produk unggulan lokal ke tingkat nasional maupun internasional.

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengatakan bahwa Sumenep memiliki warisan sejarah dan budaya yang luar biasa. Karena itu, diperlukan kemasan dan strategi branding yang profesional agar menjadi kekuatan ekonomi sekaligus sumber kebanggaan masyarakat.

“Branding daerah menjadi kunci dalam memperkuat citra Sumenep dan menumbuhkan rasa memiliki di kalangan masyarakat,” ujar Wabup Imam Hasyim di sela-sela upacara Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep, yang digelar di Kantor Bupati, Jumat (31/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah memiliki identitas lambang resmi berbentuk perisai hijau dengan gambar kuda terbang bersayap berwarna emas yang menoleh ke kiri, serta pita bertuliskan Sumekar berwarna merah di atas dasar putih.

Selain itu, sektor pariwisata Sumenep juga telah memiliki city branding “Sumenep The Soul of Madura”, yang menggambarkan posisi Sumenep sebagai jiwa dan pusat nilai budaya Madura. Branding ini mencerminkan kekuatan wisata bahari, budaya, dan religi yang menjadi potensi unggulan daerah.

“Pemerintah daerah juga menetapkan Sumenep sebagai Kota Keris, sebagai bentuk pengakuan bahwa Sumenep merupakan pusat kerajinan keris terbesar di Indonesia, dengan jumlah empu terbanyak di dunia yang telah diakui UNESCO,” terangnya.

Wabup Imam Hasyim menekankan, penguatan branding tidak hanya bertujuan mengenalkan Sumenep sebagai daerah bersejarah dan berbudaya adiluhung, tetapi juga membangun citra Sumenep sebagai kota yang berdaya saing dan berkarakter kuat.

“Kami ingin branding sektor pariwisata dan branding daerah menjadi elemen penting dalam membangun citra positif, serta membedakan Sumenep dari daerah lain tanpa meninggalkan akar budaya dan sejarah lokal,” tegasnya.

Pada peringatan Hari Jadi ke-756 tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengusung tema “Ngopène Songènèp”, yang bermakna menjaga dan merawat warisan budaya luhur berbasis gotong royong, kejujuran, dan kearifan lokal di tengah modernisasi.

Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang berkontribusi menjaga stabilitas dan harmoni di Sumenep. “Kami berterima kasih kepada Forkopimda, TNI-Polri, birokrasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, serta seluruh masyarakat atas kerja sama dan sinergi yang membuat Sumenep tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru