Dinas Perikanan Sumenep Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lewat Fasilitasi Sarana Produksi

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, saat menjelaskan program fasilitasi sarana produksi perikanan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, saat menjelaskan program fasilitasi sarana produksi perikanan.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perikanan terus memperkuat subsektor perikanan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran di daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui program fasilitasi sarana produksi perikanan yang memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di sektor ini.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, mengatakan program tersebut meliputi tiga bentuk bantuan, yaitu sarana budidaya ikan air tawar, sarana pengolahan hasil perikanan, serta bantuan hibah uang bagi pengembangan usaha perikanan rakyat.

“Tahun ini kami menyalurkan bantuan sarana budidaya ikan air tawar kepada 38 kelompok, masing-masing beranggotakan 10 orang,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Dinas Perikanan juga menyalurkan bantuan sarana pengolahan hasil perikanan kepada 16 kelompok dengan total 160 anggota penerima manfaat, serta hibah uang kepada 5 kelompok lainnya. Dengan demikian, total ada 59 kelompok penerima manfaat dengan sekitar 590 pelaku usaha perikanan tersebar di berbagai kecamatan.

Berdasarkan hasil evaluasi, sekitar 65 persen atau 380 orang penerima manfaat telah berhasil mengembangkan usaha secara mandiri di bidang budidaya maupun pengolahan hasil perikanan.

“Program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas kelompok, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat,” tambah Agustiono.

Ia menegaskan, selain memberikan bantuan fisik, pihaknya juga memberikan pendampingan teknis dan pelatihan manajemen usaha agar bantuan dapat dikelola secara berkelanjutan. Sejumlah kelompok penerima bahkan telah mampu memasarkan produk olahan seperti abon, kerupuk, dan bakso ikan di pasar lokal maupun regional.

“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut karena terbukti meningkatkan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja di sektor perikanan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk memperluas program fasilitasi serupa pada tahun-tahun berikutnya sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat pesisir yang mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB