Bupati Lumajang Tekankan Menu MBG Harus Sehat, Aman, dan Disukai Anak

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang Indah Amperawati meninjau proses uji coba Menu Bergizi Gratis (MBG) di Dapur SPPG Tempeh, Desa Tempeh Tengah, Senin (3/11/2025).

Bupati Lumajang Indah Amperawati meninjau proses uji coba Menu Bergizi Gratis (MBG) di Dapur SPPG Tempeh, Desa Tempeh Tengah, Senin (3/11/2025).

LUMAJANG, detikkota.com – Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menegaskan pentingnya penyusunan Menu Bergizi Gratis (MBG) yang tidak hanya sehat dan higienis, tetapi juga variatif serta sesuai dengan selera anak-anak. Hal itu disampaikannya saat menghadiri uji coba MBG di Dapur SPPG Tempeh, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Senin (3/11/2025).

Menurut Bunda Indah, penyusunan menu harus melibatkan masukan dari anak-anak selama tidak bertentangan dengan aturan dan tetap memperhatikan keamanan bahan pangan.

“Dalam menyusun menu, kita harus mendengar aspirasi anak-anak dan memastikan bahan yang digunakan aman serta tidak mudah basi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas bahan pangan agar makanan tetap layak konsumsi hingga waktu penyajian. Selain itu, Bunda Indah juga mengingatkan agar pihak penyelenggara belajar dari pengalaman daerah lain yang pernah mengalami kasus keracunan akibat bahan makanan yang kurang tepat.

“Hindari sayur yang proses pengolahannya sulit dan buah yang cepat basi. Alhamdulillah di Lumajang belum pernah terjadi kasus seperti itu, dan semoga tidak akan terjadi,” tegasnya.

Bunda Indah menambahkan, variasi menu perlu diperhatikan agar anak-anak tidak bosan dan tetap bersemangat saat makan. “Kita ingin MBG ini tidak hanya bergizi, tetapi juga disukai anak-anak agar mereka senang dan mau menghabiskan makanannya,” katanya.

Ia juga meminta seluruh pihak terkait, mulai dari tim dapur, pihak sekolah, hingga dinas teknis, untuk menjaga koordinasi agar penyusunan dan penyajian menu berjalan sesuai standar higienis, aman, dan tepat sasaran.

Kegiatan trial MBG ini menjadi langkah awal evaluasi bagi pelaksanaan program di Kecamatan Tempeh, sekaligus model bagi kecamatan lain di Kabupaten Lumajang.

Dengan pengawasan ketat dan pemilihan bahan pangan yang cermat, Pemkab Lumajang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program MBG yang sehat, aman, dan menyenangkan bagi anak-anak sekolah.

Penulis : An

Editor : Ra

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Berita Terbaru

Foto bersama Pemkab Sumenep usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Selasa (26/05/2026).

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB