Warga Gunggung Krisis Air, DPRD Jadwalkan Pemanggilan Dirut PDAM

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Sumenep dari Fraksi PAN, Gunaifi Syarif Arrody.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep dari Fraksi PAN, Gunaifi Syarif Arrody.

SUMENEP, detikkota.com – Krisis distribusi air bersih yang melanda Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, selama satu bulan terakhir terus memicu keluhan warga dan kini menjadi perhatian publik serta legislatif daerah.

Gangguan layanan Perumda Air Minum (PDAM) Sumenep tersebut dinilai telah menghambat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Kondisi ini berdampak pada ratusan warga, terutama kelompok rentan, yang terpaksa mencari sumber air alternatif cukup jauh dari permukiman.

Berdasarkan pantauan lapangan pada Minggu (16/11/2025), sejumlah warga menyampaikan protes atas tidak adanya perbaikan signifikan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga berinisial M mengungkapkan bahwa suplai air PDAM terputus hampir sebulan. “Kami harus mengambil air sejauh sekitar 150 meter. Kami tetap bayar iuran tiap bulan, tapi layanan tidak ada,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, berinisial D, yang meragukan upaya perbaikan oleh PDAM. “Saya tidak pernah melihat ada petugas memperbaiki saluran. Kami kekurangan air untuk mandi, masak, bahkan kebutuhan ibadah,” katanya melalui pesan digital.

Menanggapi meningkatnya aduan warga, Komisi II DPRD Sumenep menyatakan akan memanggil Direktur Utama PDAM untuk dimintai keterangan. Anggota Komisi II DPRD Sumenep dari Fraksi PAN, Gunaifi Syarif Arrody, memastikan langkah tersebut akan dilakukan pada Kamis (20/11/2025).

“Kami akan menindaklanjuti keluhan warga Dusun Gunggung Timur RT 1 dan RT 2 RW 2. Pemanggilan Dirut PDAM menjadi bagian dari upaya untuk mengetahui penyebab dan memastikan solusi segera,” tegasnya.

DPRD menilai pemanggilan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan sesuai standar. Sementara itu, warga berharap perbaikan dapat dilakukan secepatnya mengingat kebutuhan air bersih yang semakin mendesak.

Hingga berita ini diturunkan, PDAM Sumenep belum menyampaikan penjelasan resmi terkait penyebab gangguan serta langkah perbaikan yang sedang dilakukan.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Insan Pers Bekasi–Karawang–Purwakarta Siap Hadiri Silaturahmi Akbar 2026 di Karawang
Pers Jabar 7 Satukan Langkah, Karawang Tuan Rumah Silaturahmi Akbar 2026
Teddy Nandung Heryawan Tinjau Kebakaran Pasar Rebo, DPRD Pastikan Pengawalan Penanganan Pedagang
Langgar SE Wali Kota, Dua RHU di Surabaya Diproses Tipiring
Rutan Kelas IIB Sumenep Gelar Bedah Buku, Dorong Literasi Warga Binaan
BPBD Sumenep Ingatkan ASN Waspada Puncak Musim Hujan, Potensi Banjir hingga Pohon Tumbang
Kampung Pancasila RW IV Ngagel Rejo Jadi Percontohan, Kelola Dana Sosial Rp90 Juta Secara Mandiri
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polantas Menyapa Sahur Off The Road, Bagikan Makanan dan Edukasi Lalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:14 WIB

Insan Pers Bekasi–Karawang–Purwakarta Siap Hadiri Silaturahmi Akbar 2026 di Karawang

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:04 WIB

Pers Jabar 7 Satukan Langkah, Karawang Tuan Rumah Silaturahmi Akbar 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:38 WIB

Teddy Nandung Heryawan Tinjau Kebakaran Pasar Rebo, DPRD Pastikan Pengawalan Penanganan Pedagang

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:05 WIB

Langgar SE Wali Kota, Dua RHU di Surabaya Diproses Tipiring

Senin, 23 Februari 2026 - 17:48 WIB

Rutan Kelas IIB Sumenep Gelar Bedah Buku, Dorong Literasi Warga Binaan

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB