Perhutani Banyuwangi Barat Tanam 200 Ribu Bibit Pohon untuk Cegah Bencana Hidrometeorologi

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bersama Forkopimda melakukan penanaman pohon secara simbolis di RPH Sidomulyo, BKPH Kalisetail, Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Rabu (24/12/2025).

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bersama Forkopimda melakukan penanaman pohon secara simbolis di RPH Sidomulyo, BKPH Kalisetail, Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Rabu (24/12/2025).

BANYUWANGI, detikkota.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat menanam sebanyak 200.000 bibit pohon di lahan seluas 489,75 hektare sebagai bagian dari program reforestasi dan upaya pencegahan bencana hidrometeorologi.

Penanaman pohon secara simbolis dilaksanakan di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sidomulyo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalisetail, Rabu (24/12/2025). Kegiatan tersebut diikuti Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bersama jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda), Perhutani, kelompok tani hutan, serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menegaskan pentingnya penanaman kembali pohon, khususnya di kawasan hutan produksi, guna menjaga keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita semua sadar bahwa pohon memegang peran penting. Perubahan iklim dan deforestasi akan menyebabkan bencana bagi manusia,” ujar Mujiono.
Ia menekankan bahwa penanaman pohon harus menjadi komitmen bersama dan terus digalakkan secara berkelanjutan.

“Penanaman pohon harus menjadi komitmen kita bersama dan perlu digalakkan lebih aktif,” katanya.
Menurut Mujiono, kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai mitigasi bencana hidrometeorologi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.

“Selain sebagai upaya pencegahan bencana hidrometeorologi, penanaman pohon ini juga bernilai ekonomi serta menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri kayu dan konservasi lingkungan,” ungkapnya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra dalam kesempatan yang sama mengajak masyarakat sekitar kawasan hutan untuk ikut menjaga kelestarian hutan.

“Menjaga kelestarian hutan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya Perhutani atau pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat Muklisin menjelaskan bahwa kegiatan penanaman bibit pohon merupakan agenda tahunan Perhutani dalam pengelolaan sumber daya hutan, khususnya penanaman ulang lahan pasca tebang.

“Ini adalah bagian dari kewajiban Perhutani untuk terus menjaga kelestarian hutan melalui penanaman kembali lahan pasca tebang,” kata Muklisin.

Ia menyebutkan, total lahan yang direforestasi mencapai sekitar 485,7 hektare yang tersebar di wilayah Kecamatan Glenmore, Sempu, Kalibaru, Songgon, Licin, dan Kalipuro.

“Jumlah bibit yang ditanam sebanyak 200 ribu bibit, terdiri dari tanaman komoditas utama seperti mahoni, pinus, dan damar, serta tanaman buah berkayu keras seperti durian dan alpukat,” jelasnya.

Muklisin menambahkan, luas kawasan Perhutani KPH Banyuwangi Barat mencapai sekitar 42.000 hektare dengan tutupan hutan mencapai 90 persen.

“Kami terus berupaya menjaga tutupan hutan agar tetap maksimal. Harapannya, ini bisa mencegah terjadinya bencana, terutama di wilayah hilir saat musim hujan ekstrem,” pungkasnya.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Garuda Desa Jambu Segera Dimulai
Rehabilitasi MPP Bale Madukara Purwakarta Jadi Sorotan, Tampilan Gedung Dinilai Semakin Representatif
Pembangunan Puskesmas Sukatani Dimulai, Keselamatan Kerja Jadi Fokus Utama
Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan
Heboh! Dugaan Penyalahgunaan NIK KTP, Disdukcapil dan Bank BPR KS Purwakarta Disorot
Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep
Viral Video Pejabat Joget, Publik Soroti Sensitivitas Sosial dan Dugaan Permainan Proyek di Purwakarta
Jalan Sukatani Dipenuhi Tanah Berserakan, Pengendara Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:02 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Garuda Desa Jambu Segera Dimulai

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:15 WIB

Rehabilitasi MPP Bale Madukara Purwakarta Jadi Sorotan, Tampilan Gedung Dinilai Semakin Representatif

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:24 WIB

Pembangunan Puskesmas Sukatani Dimulai, Keselamatan Kerja Jadi Fokus Utama

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:54 WIB

Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:01 WIB

Heboh! Dugaan Penyalahgunaan NIK KTP, Disdukcapil dan Bank BPR KS Purwakarta Disorot

Berita Terbaru