Parkir Berlangganan Aktif Lagi, Pemkab Bangkalan Minta Warga Tolak Pungutan

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan kembali memberlakukan sistem parkir berlangganan di sejumlah ruas jalan utama sebagai upaya meningkatkan ketertiban, memberikan kepastian layanan parkir, serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, H. Moh. Hasan Faisol, menjelaskan bahwa beberapa titik yang sempat menimbulkan keributan, termasuk di Jalan A Yani, merupakan lokasi resmi parkir berlangganan. Namun pada waktu kejadian, status parkir di kawasan tersebut bersifat insidentil karena bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD).

“Sekarang kami informasikan kepada masyarakat bahwa Pemkab Bangkalan kembali melaksanakan parkir berlangganan,” ujar Faisol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, kendaraan bermotor dengan kode pelat nomor M wilayah Bangkalan secara otomatis telah terdaftar sebagai peserta parkir berlangganan karena pembayarannya sudah termasuk dalam pajak kendaraan bermotor.

“Apabila masih ada penarikan parkir di lokasi parkir berlangganan, masyarakat tidak perlu membayar dan dapat menyampaikan bahwa parkir sudah dibayar melalui pajak kendaraan,” tegasnya.

Dishub Bangkalan telah menetapkan 20 titik parkir berlangganan tepi jalan umum yang terbagi ke dalam empat zona. Zona I meliputi Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Zainal Alim. Zona II meliputi Jalan KH. Moh. Kholil, Jalan Panglima Sudirman, Jalan A Yani, Jalan Sultan Abdul Kadirun, Jalan KH. Hasyim Asy’ari, dan Jalan Letnan Sunarto. Zona III mencakup sejumlah ruas jalan lainnya di wilayah Kota Bangkalan, sementara Zona IV meliputi 17 kecamatan di luar wilayah kota.

Dari total 83 titik parkir berlangganan di Kecamatan Kota Bangkalan, PAD dari sektor jasa parkir tercatat rata-rata mencapai Rp5 miliar bruto per tahun atau sekitar Rp2,9 miliar hingga Rp3,1 miliar netto.

Sistem parkir berlangganan sempat dihentikan pada akhir tahun 2024 dan sepanjang tahun 2025 diberlakukan parkir konvensional sebagai respons atas keluhan masyarakat. Namun saat ini, parkir berlangganan kembali diterapkan di titik-titik akses jalan milik pemerintah.

Faisol juga menekankan perbedaan antara parkir berlangganan di jalan umum dan parkir di lahan milik swasta. Parkir di area usaha seperti pusat perbelanjaan, pasar, dan restoran tetap dikenakan biaya.

Selain itu, kendaraan peserta parkir berlangganan akan dilengkapi stiker sebagai penanda. Berdasarkan Peraturan Bupati Bangkalan Nomor 55 Tahun 2019, tarif parkir berlangganan ditetapkan sebesar Rp30.000 per tahun untuk sepeda motor, Rp50.000 per tahun untuk mobil, serta tarif bulanan untuk kendaraan berat.

Pemkab Bangkalan berharap penerapan kembali sistem parkir berlangganan ini dapat meningkatkan pelayanan publik, menciptakan ketertiban, serta mewujudkan sistem perparkiran yang transparan dan berkeadilan.

Penulis : AS

Editor : Red

Berita Terkait

Warga Raas Lepas Camat Subiyakto dengan Haru, Apresiasi Pengabdian Selama Menjabat
Baznas Sumenep Jangkau Pulau Terluar, Salurkan Bantuan RTLH untuk Dua Warga Pagerungan Kecil
Petani Kepulauan Butuh Pupuk, DPRD Sumenep Dorong Percepatan Penyaluran
Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:04 WIB

Warga Raas Lepas Camat Subiyakto dengan Haru, Apresiasi Pengabdian Selama Menjabat

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:06 WIB

Baznas Sumenep Jangkau Pulau Terluar, Salurkan Bantuan RTLH untuk Dua Warga Pagerungan Kecil

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:53 WIB

Petani Kepulauan Butuh Pupuk, DPRD Sumenep Dorong Percepatan Penyaluran

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Berita Terbaru