Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian dan warga mengevakuasi mobil pick up yang terperosok ke jurang di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Jumat (13/2/2026).

Petugas kepolisian dan warga mengevakuasi mobil pick up yang terperosok ke jurang di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Jumat (13/2/2026).

SUMENEP, detikkota.com – Kecelakaan tunggal terjadi di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jumat (13/2/2026) pagi. Sebuah mobil pick up warna hitam dengan nomor polisi M-8401-AB terperosok ke dalam jurang dan menyebabkan pengemudinya meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Sujianto (60), warga Dusun Sendang Timur, Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Peristiwa tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 06.00 WIB untuk mengambil batu di Dusun Kembang, Desa Rombasan, dengan mengendarai mobil pick up.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 08.30 WIB, keluarga korban menerima informasi dari perangkat Desa Rombasan bahwa korban mengalami kecelakaan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan korban sudah berada di dasar jurang. Warga bersama keluarga kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka di Desa Sendang.

Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat kendaraan mengalami rem blong sehingga terperosok ke jurang.

Kapolsek bersama anggota, personel Koramil Pragaan, pihak Kecamatan Pragaan, Puskesmas Pragaan, serta perangkat desa setempat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Plt Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Petugas telah mendatangi TKP, meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan,” ujarnya.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan visum atau autopsi dan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah.

Polisi memastikan tidak ditemukan unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut dan proses penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Penulis : M

Editor : M

Berita Terkait

Kecelakaan di Jalan Pamekasan–Sumenep, Pengendara Motor Terluka
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak
Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:35 WIB

Kecelakaan di Jalan Pamekasan–Sumenep, Pengendara Motor Terluka

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:52 WIB

Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Berita Terbaru