Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Kota bersama tim gabungan saat melakukan olah TKP dan evakuasi jenazah warga yang ditemukan meninggal dunia di Kelurahan Pajagalan, Sumenep, Selasa (24/2/2026).

Petugas Polsek Kota bersama tim gabungan saat melakukan olah TKP dan evakuasi jenazah warga yang ditemukan meninggal dunia di Kelurahan Pajagalan, Sumenep, Selasa (24/2/2026).

SUMENEP, detikkota.com – Seorang warga Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Peristiwa tersebut terungkap setelah adik korban, Sirriyani, yang dalam kondisi sakit stroke, meminta bantuan tetangganya, Siyama, untuk memeriksa keberadaan korban. Korban diketahui sudah sekitar lima hari tidak keluar dari kamar.

Saat dilakukan pengecekan di rumah korban di Jalan Trunojoyo Gang I RT 001 RW 001 Kelurahan Pajagalan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah mengeluarkan bau tidak sedap. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menerima laporan tersebut, jajaran Polsek Sumenep Kota yang dipimpin Kapolsek AKP Maliyanto Effendi bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian. Anggota Satreskrim dan Satsabhara Polres Sumenep, petugas ambulans RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, serta perangkat kelurahan turut hadir di lokasi.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk penanganan lebih lanjut.
Tindakan kepolisian meliputi pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, serta penyelidikan awal untuk memastikan penyebab kematian korban.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami langsung memerintahkan jajaran untuk mendatangi dan mengamankan TKP serta melakukan langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur. Meski pihak keluarga menolak dilakukan visum maupun autopsi, kami tetap memastikan bahwa peristiwa ini tidak mengandung unsur tindak pidana,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, mereka tidak berkenan dilakukan visum maupun autopsi dan telah menerima kejadian tersebut sebagai takdir. Pihak keluarga juga menyatakan tidak terdapat unsur kesengajaan dari pihak manapun.

Kapolres mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui kejadian serupa agar dapat segera ditangani secara cepat dan profesional oleh kepolisian.

Penulis : M/Red

Editor : M/Red

Berita Terkait

Truk Kontainer Tabrak Lima Sepeda Motor dan Truk Tangki di Pandaan, Tiga Orang Tewas
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan
Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran
Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api
Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep
Identitas Korban Laka Tunggal di Sumenep Terungkap, Pelajar 16 Tahun Meninggal Dunia

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:33 WIB

Truk Kontainer Tabrak Lima Sepeda Motor dan Truk Tangki di Pandaan, Tiga Orang Tewas

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:54 WIB

Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran

Senin, 27 April 2026 - 17:39 WIB

Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Berita Terbaru