Parkir Sembarangan Picu Macet di Pasar Anom, Plt Disperkimhub Sumenep Minta Tilang di Tempat

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kemacetan di Jalan Adirasa, sisi selatan Pasar Anom Sumenep, akibat parkir sembarangan kendaraan dan aktivitas bongkar muat truk.

Kondisi kemacetan di Jalan Adirasa, sisi selatan Pasar Anom Sumenep, akibat parkir sembarangan kendaraan dan aktivitas bongkar muat truk.

SUMENEP, detikkota.com – Kemacetan di kawasan Jalan Adirasa, tepatnya di pertigaan sisi selatan Pasar Anom, Kabupaten Sumenep, semakin memprihatinkan. Penyebab utamanya adalah maraknya parkir sembarangan oleh kendaraan, baik truk besar maupun mobil pribadi, yang mengganggu arus lalu lintas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Zulkarnain, menilai penanganan persoalan ini membutuhkan tindakan tegas dari aparat kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep.

Ia secara tegas meminta agar dilakukan penindakan langsung berupa tilang di tempat bagi pelanggar parkir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini imbauan dari petugas kami sering tidak diindahkan. Karena itu, perlu ada tindakan tegas seperti tilang di tempat agar ada efek jera,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, petugas Disperkimhub di lapangan kerap kesulitan menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan. Banyak pengendara tidak mengindahkan teguran, sehingga pelanggaran terus berulang.

Kondisi diperparah dengan aktivitas bongkar muat truk di sekitar kawasan Taman Tajamara yang dilakukan di badan jalan. Hal ini mempersempit ruang lalu lintas dan memperparah kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

Zulkarnain menegaskan, tanpa kolaborasi dengan aparat penegak hukum, penataan parkir di kawasan tersebut sulit berjalan efektif. Ia menilai pendekatan persuasif saja tidak cukup untuk mengubah perilaku pengguna jalan.

“Kalau hanya imbauan, tidak cukup. Harus ada penegakan hukum yang konsisten agar masyarakat disiplin,” katanya.

Ia juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap titik-titik rawan parkir liar di sekitar Pasar Anom, termasuk penataan ulang zona parkir dan pengawasan aktivitas bongkar muat barang.

Kemacetan di kawasan ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Pengunjung pasar mengeluhkan sulitnya akses keluar-masuk, sementara pedagang juga terdampak karena berkurangnya kenyamanan pembeli.

Pemerintah daerah bersama kepolisian diharapkan segera mengambil langkah konkret dan terintegrasi, mulai dari penertiban parkir liar, pengaturan jadwal bongkar muat, hingga penegakan hukum secara tegas demi mengurai kemacetan yang kian kronis di jantung kota Sumenep.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan
Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan
Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata
Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:11 WIB

Aliansi Hukum Indonesia Gelar Aksi Simbolis, Desak Dugaan TPPU yang Menyeret Oknum Kejaksaan Diusut Transparan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:07 WIB

Pembagian Lapak Pasar Ganding Disorot, Sulaisi: Jangan Jadikan Pasar Milik Rakyat sebagai Ruang Ketidakadilan

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:52 WIB

Diduga ODGJ Tidur di Trotoar Kota Sumenep, SERDADU Desak Pemkab Jangan Tutup Mata

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:49 WIB

Diduga Pengambilan Batu dari Kawasan Mata Air, Proyek P3-TGAI Desa Margaluyu Tuai Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Berita Terbaru