TPS Terganggu Aktivitas Pemulung, Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan penertiban aktivitas pemulung di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Kota Surabaya guna menjaga kelancaran pengelolaan sampah.

Petugas melakukan penertiban aktivitas pemulung di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Kota Surabaya guna menjaga kelancaran pengelolaan sampah.

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan aktivitas pemulung atau pemilah sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) karena dinilai mengganggu operasional pengelolaan sampah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, M Fikser, mengatakan peningkatan aktivitas pemilahan sampah di TPS diduga dipicu kenaikan harga plastik. Namun, kondisi tersebut tidak berdampak pada berkurangnya volume sampah plastik yang masuk ke TPS.

“Masih banyak sampah plastik yang ditemukan di lapangan. Kenaikan harga justru mendorong pemulung memilah sampah langsung di TPS,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberadaan pemulung di dalam area TPS menghambat proses pengangkutan sampah serta mengurangi kapasitas ruang penampungan. Hal ini membuat sampah tidak tertampung secara optimal.

DLH Surabaya terus melakukan penertiban untuk memastikan aktivitas pengelolaan sampah berjalan lancar. Fikser menegaskan, hingga saat ini tidak ada penurunan volume sampah plastik meskipun harga jualnya meningkat.

Ia juga menyebut, tingginya konsumsi plastik di masyarakat menjadi salah satu penyebab utama belum berkurangnya sampah plastik, terutama dari aktivitas belanja yang masih menggunakan kantong plastik.

Selain itu, aktivitas pemilahan oleh pemulung di TPS dinilai memperparah kondisi karena menyebabkan penumpukan sampah dan keterbatasan ruang.

Akibatnya, sampah kerap meluber hingga ke badan jalan dan mengganggu kebersihan serta estetika kota.

“Ruang TPS menjadi berkurang karena aktivitas pemilahan, sehingga sampah meluber ke jalan,” katanya.

Fikser menambahkan, penertiban dilakukan atas instruksi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk memastikan seluruh TPS tetap tertata dan berfungsi secara optimal.

Pemkot Surabaya berharap langkah ini dapat menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di kota tersebut.

Penulis : Sur

Editor : M/Red

Berita Terkait

Tambahan Pasokan Digelontorkan, LPG 3 Kg di Lumajang Dipastikan Aman
Parkir Sembarangan Picu Macet di Pasar Anom, Plt Disperkimhub Sumenep Minta Tilang di Tempat
Warga Ciwareng Apresiasi Perbaikan Jalan, Bantah Isu Proyek Siluman
Rehabilitasi Jalan Ciwareng Rampung, Warga Purwakarta Nikmati Akses Lebih Mulus
Wali Kota Eri Sidak TPS, Tegaskan Larangan Parkir Gerobak dan Buang Sampah Sembarangan
Kapolres Sumenep Pastikan Stok BBM Aman, Isu Kenaikan 1 April Hoaks
Arus Balik Lebaran di Sumenep Tembus 10.157 Penumpang, Rute Jabotabek Masih Dominan
Posko Lebaran Ditutup, Antrean Ketapang Masih Capai 12 Kilometer

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:03 WIB

TPS Terganggu Aktivitas Pemulung, Pemkot Surabaya Ambil Langkah Tegas

Rabu, 8 April 2026 - 16:49 WIB

Tambahan Pasokan Digelontorkan, LPG 3 Kg di Lumajang Dipastikan Aman

Selasa, 7 April 2026 - 12:51 WIB

Parkir Sembarangan Picu Macet di Pasar Anom, Plt Disperkimhub Sumenep Minta Tilang di Tempat

Kamis, 2 April 2026 - 14:49 WIB

Warga Ciwareng Apresiasi Perbaikan Jalan, Bantah Isu Proyek Siluman

Kamis, 2 April 2026 - 12:45 WIB

Rehabilitasi Jalan Ciwareng Rampung, Warga Purwakarta Nikmati Akses Lebih Mulus

Berita Terbaru