Bupati Ipuk dan Tokoh Lintas Agama Sambut Kedatangan Biksu Thudong di Banyuwangi

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama masyarakat lintas agama menyambut kedatangan rombongan Biksu Thudong di Kelenteng Tik Liong Tian, Rogojampi, Senin (11/5/2026).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama masyarakat lintas agama menyambut kedatangan rombongan Biksu Thudong di Kelenteng Tik Liong Tian, Rogojampi, Senin (11/5/2026).

BANYUWANGI, detikkota.com – Rombongan Biksu Thudong tiba di Kelenteng atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Tik Liong Tian, Rogojampi, Banyuwangi, Senin (11/5/2026). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama pengurus yayasan TITD, umat Tri Dharma, dan masyarakat lintas agama.

Suasana penyambutan berlangsung meriah dengan penampilan barongsai serta sejumlah prosesi penyambutan seperti mencuci kaki dan tabur bunga.

Sebanyak 56 biksu yang mengikuti perjalanan spiritual tersebut merupakan bagian dari kegiatan Indonesia Walk for Peace 2026. Mereka terdiri dari 50 biksu asal Thailand, Malaysia, dan Laos, serta enam biksu dari Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Ipuk menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para biksu yang menempuh perjalanan ribuan kilometer menuju Candi Borobudur sebagai pusat perayaan Waisak tahun 2026.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Banyuwangi karena menjadi salah satu kota persinggahan perjalanan Thudong tahun ini,” ujar Ipuk.

Menurutnya, perjalanan spiritual para biksu membawa pesan perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Di Banyuwangi, masjid, gereja, pura, vihara, dan klenteng hidup berdampingan. Keberagaman menjadi kekuatan untuk saling menguatkan,” katanya.

Perjalanan Thudong dijadwalkan berlangsung sekitar tiga pekan dengan total jarak tempuh menuju Candi Borobudur mencapai sekitar 666 kilometer. Para biksu akan mengikuti rangkaian perayaan Hari Raya Waisak yang berlangsung pada 31 Mei 2026.

Ketua Panitia Kelenteng Tik Liong Tian, Siswanto, mengatakan setelah singgah di Rogojampi, rombongan biksu akan melanjutkan perjalanan menuju Vihara Jaya Manggala di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Pasuruan dan daerah lainnya.

Sementara itu, salah satu biksu asal Indonesia, Bhante Jinavaro, mengaku bersyukur dapat mengikuti perjalanan spiritual tersebut meski harus menghadapi cuaca panas dan perjalanan panjang.

“Walaupun banyak rintangan dan cuaca cukup panas, kami tetap semangat agar bisa sampai di Borobudur,” ujarnya.

Penulis : Bi

Editor : Bi/Red

Berita Terkait

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal
Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM
Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026
Enam Grup Terbaik Festival Hadrah Klasik Sumenep 2026 Resmi Diumumkan
Maulid Nabi 1448 H, Kapolresta Sumenep Tekankan Keteladanan Akhlak Rasulullah
Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Minggu, 20 September 2026 - 02:03 WIB

MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Senin, 14 September 2026 - 09:00 WIB

Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal

Sabtu, 12 September 2026 - 13:51 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Padukan Pertanian, Budaya dan UMKM

Kamis, 3 September 2026 - 22:31 WIB

Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026

Berita Terbaru