SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pendidikan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program inovatif, salah satunya Smart Student Contest (SSC) tingkat SMP.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan akademik, tetapi juga sarana membentuk karakter, mental kompetitif yang sehat, serta semangat belajar siswa.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan, SSC merupakan media penting dalam mengembangkan prestasi dan kemampuan pelajar agar mampu menghadapi tantangan pendidikan di era modern.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dunia pendidikan tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga harus membentuk mental, disiplin, dan kemampuan berpikir kritis siswa,” ujar Ferdiansyah saat membuka grand final SSC SMP 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana mendorong siswa agar lebih percaya diri, aktif, dan mampu bersaing secara sehat dalam bidang pendidikan.
Ia juga meminta seluruh peserta menjadikan kompetisi sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan diri, bukan sekadar mengejar kemenangan.
“Kami berharap SSC dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin untuk melahirkan generasi muda berprestasi dan berdaya saing hingga tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Sementara itu, grand final SSC tingkat SMP 2026 diikuti empat sekolah, yakni SMPN 2 Saronggi, SMP IT Al-Hidayah, SMPN 1 Sumenep, dan SMPN 1 Kalianget.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Moh Ihsan mengatakan SSC merupakan bagian dari program peningkatan mutu pendidikan yang bertujuan memotivasi siswa berprestasi.
“Melalui Smart Student Contest, kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” pungkasnya.
Penulis : M
Editor : Id







