JAKARTA, detikkota.com – Ratusan jurnalis yang tergabung dalam Media Independen Online (MIO) Indonesia dijadwalkan mendatangi Polda Metro Jaya, Kamis (23/7/2026), untuk memberikan dukungan moral kepada Ketua Umum MIO, AYS Prayogi, yang menjalani pemeriksaan oleh penyidik.
Wakil Ketua Umum MIO Indonesia, Agung Karang, mengatakan kehadiran para anggota MIO dari berbagai daerah merupakan bentuk solidaritas terhadap ketua umum organisasi sekaligus sebagai upaya mengawal proses hukum agar berjalan sesuai ketentuan.
“Ini bukan aksi anarkis. Kami datang untuk memberi dukungan kepada Ketua Umum kami yang sedang menjalani proses hukum, sekaligus mengawal agar proses tersebut berlangsung secara adil dan profesional,” ujar Agung di Sekretariat MIO, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kehadiran para jurnalis juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kebebasan pers dan perlindungan terhadap profesi wartawan.
Dalam pemeriksaan tersebut, AYS Prayogi didampingi tim kuasa hukum yang dipimpin Advokat Pitra Ramadoni Nasution bersama anggota Tim Petisi Ahli. Tim kuasa hukum disebut akan menyampaikan sejumlah hal kepada penyidik sebagai bahan pertimbangan dalam proses pemeriksaan.
“Kami percaya pada proses hukum. Namun kami juga akan mengawal agar seluruh tahapan berjalan profesional dan tidak mencederai kemerdekaan pers,” kata Agung.
Berdasarkan informasi yang beredar di internal organisasi, pemeriksaan terhadap AYS Prayogi diduga berkaitan dengan laporan yang sebelumnya diajukan MIO Indonesia bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terhadap Hotman Paris Hutapea. Laporan tersebut terkait dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari penyidik mengenai materi pemeriksaan tersebut.
Sementara itu, pada hari yang sama, Hotman Paris Hutapea mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Hotman menyatakan keputusan tersebut diambil karena kondisi kesehatannya yang menurun sehingga harus menjalani pengobatan di Singapura.
Penulis : Red
Editor : Red






