PURWAKARTA, detikkota.com – Pemadaman listrik yang kembali terjadi di wilayah RW 03, Kelurahan Nagri Tengah, Kabupaten Purwakarta, Kamis (10/9/2026), membuat aktivitas warga terganggu.
Pemadaman kali ini sempat menjadi pertanyaan warga lantaran sebelumnya beredar informasi bahwa aliran listrik diperkirakan kembali normal sekitar pukul 13.00 WIB. Namun hingga waktu tersebut, listrik belum kunjung menyala.
Keluhan warga kemudian mendapat respons dari Manajer ULP, Aditya Jaya. Ia memastikan petugas di lapangan tengah melakukan penanganan terhadap gangguan jaringan yang menjadi penyebab pemadaman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Aditya, petugas harus melakukan perbaikan sekaligus penggantian pin isolator pada jaringan listrik. Komponen tersebut diketahui mengalami kerusakan yang diduga akibat sambaran petir.
“Nuju persiapan penormalan. Eta teh ngagentos pin-pin isolator,” ujar Aditya saat dikonfirmasi.
Sudah Seminggu Padam Setiap Pagi
Aditya mengungkapkan, gangguan listrik di wilayah tersebut bukan baru terjadi pada Kamis hari ini. Dalam sekitar sepekan terakhir, warga disebut mengalami pemadaman hampir setiap pagi.
“Pasalnya tos saminggu ieu pareum tiap pagi. Tuh nu nembe tos digentosaan,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi jaringan yang berada di kawasan terbuka, termasuk area persawahan, membuat sejumlah komponen jaringan lebih rentan terdampak sambaran petir.
Kerusakan isolator tersebut kemudian harus ditangani langsung oleh petugas di lapangan. Prosesnya tidak bisa dilakukan secara terburu-buru karena menyangkut keselamatan pekerja.
Bukan Sekadar Cek dari Bawah
Aditya menjelaskan, pemeriksaan awal sebelumnya telah dilakukan secara visual dari bawah jaringan. Namun, kondisi komponen yang berada di bagian atas tidak dapat dipastikan hanya dengan melihat dari permukaan.
Petugas akhirnya harus melakukan pemeriksaan sekaligus perbaikan langsung pada jaringan setelah aliran listrik dipadamkan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan dapat berlangsung dengan aman.
“Mohon hapunten kang, ieu teh rada seueur geuning pas ditaekan ka luhur,” katanya, menjelaskan bahwa pekerjaan di lapangan ternyata cukup banyak setelah petugas melakukan pemeriksaan langsung ke bagian atas jaringan.
Ia menegaskan, pekerjaan pada jaringan tidak dapat dilakukan ketika listrik masih bertegangan karena dapat membahayakan keselamatan petugas.
Warga Menunggu Listrik Kembali Stabil
Hingga komunikasi terakhir, petugas ULP disebut masih melakukan persiapan penormalan setelah proses penggantian isolator dilakukan.
Pihak ULP juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena penanganan membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan awal.
Di sisi lain, warga berharap perbaikan kali ini benar-benar menjadi solusi, bukan sekadar membuat listrik kembali menyala untuk kemudian padam lagi.
Sebab, pemadaman yang terjadi berulang selama beberapa hari terakhir tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga berpotensi menghambat kegiatan usaha dan kebutuhan masyarakat lainnya.
Kini, warga RW 03 Nagri Tengah menunggu satu hal: apakah setelah isolator diganti, listrik benar-benar kembali stabil?
Penulis : Nal
Editor : Red








