PROBOLINGGO, detikkota.com – Gerakan Atasi Sampah Masyarakat Asri Sehat Sejahtera (Gas Mass) di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, mendorong siswa membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak usia sekolah.
Program tersebut dikemas melalui Kelas Inspirasi Edukasi Lingkungan Gas Mass! yang melibatkan Pemerintah Kecamatan Gending, PT Sasa Inti Gending, Komunitas Alam Hijau serta sejumlah sekolah yang dipersiapkan dan dikembangkan sebagai Sekolah Adiwiyata.
Kegiatan berlangsung pada 12 Agustus hingga 1 Oktober 2026 dengan menyasar enam sekolah. Masing-masing yakni SMAN 1 Gending, SMKN 1 Gending, SMPN 1 Gending, SMPN 2 Gending, SDN Gending 1 dan SDN Gending 2.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Gending Winda Permata Erianti mengatakan program tersebut tidak sekadar memberikan edukasi tentang sampah, tetapi diarahkan untuk membentuk kebiasaan menjaga lingkungan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bertujuan untuk mendorong warga Kecamatan Gending beserta siswa untuk menjaga lingkungan bersih sehingga menjadi kebiasaan baik dan menjadi budaya sehari-hari yang bisa diterapkan di sekolah Adiwiyata,” kata Winda.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai pengolahan dan pemilahan sampah. Edukasi juga dipadukan dengan kegiatan penghijauan sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap lingkungan sekolah.
Selain sosialisasi, siswa diajak mengikuti kegiatan bersih-bersih lingkungan, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), serta tanaman yang mendukung ketahanan pangan.
Menurut Winda, kegiatan lintas sektor itu juga menyasar perubahan perilaku siswa dan guru. Salah satunya dengan membiasakan warga sekolah tidak membuang sampah sembarangan dan mulai memilah sampah berdasarkan jenisnya.
“Kegiatan integrasi lintas sektor ini meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa siswi di sekolah dan guru terhadap pengolahan sampah agar tidak membuang sembarang dan mulai melakukan pemilahan sampah di sekolah,” ujarnya.
Untuk mendukung penerapan program, PT Sasa Inti Gending memberikan fasilitas kepada setiap sekolah sasaran berupa 40 bibit tanaman, enam unit tempat sampah dan satu unit keranjang tempat sampah botol.
Bantuan tersebut diharapkan membuat edukasi pengelolaan sampah tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dapat langsung diterapkan melalui kegiatan praktik di lingkungan sekolah.
Program Gas Mass juga disiapkan untuk berlanjut pada 2027. Pemerintah Kecamatan Gending merencanakan perluasan sasaran ke 12 sekolah tingkat SD/MI, MTs dan MA di wilayah tersebut.
Winda mengatakan keberlanjutan program tersebut diharapkan dapat memperluas penerapan perilaku peduli lingkungan sekaligus memastikan kebiasaan memilah dan mengelola sampah tumbuh sejak usia sekolah.
“Gas Mass yang sudah kami kerjakan pada tahun 2026 ini akan berlanjut pada tahun 2027 dengan rencana berkeliling di 12 sekolah SD/MI, MTs, MA di wilayah Kecamatan Gending,” pungkasnya.
Penulis : Sya
Editor : Red








