Zaskia Nur Azizah Raih Juara 1 Junior Menembak Taktikal di FORPROV II Banten 2026

Senin, 9 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zaskia Nur Azizah, atlet Cula Shooting Club, berhasil meraih Juara 1 kategori Junior cabang menembak Tactikal Inassoc pada FORPROV II Banten 2026.

Zaskia Nur Azizah, atlet Cula Shooting Club, berhasil meraih Juara 1 kategori Junior cabang menembak Tactikal Inassoc pada FORPROV II Banten 2026.

TANGERANG SELATAN, detikkota.com – Atlet muda asal Kota Tangerang, Zaskia Nur Azizah, berhasil meraih Juara 1 kategori Junior pada cabang olahraga menembak Tactikal Inassoc dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Banten 2026.

Siswi kelas VI SDN Tangerang 14 tersebut tampil mewakili Cula Shooting Club atau Tim Cula Badak Tangerang Selatan. Kompetisi berlangsung di World Trade Center (WTC), Tangerang Selatan, Minggu (8/11/2026).

Prestasi Zaskia menjadi salah satu bukti berkembangnya pembinaan olahraga menembak masyarakat, khususnya bagi atlet usia muda di Provinsi Banten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

FORPROV II Banten 2026 diselenggarakan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Banten pada 7–10 November 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.000 pegiat olahraga dari 50 Induk Organisasi Olahraga (Inorga).

Salah satu cabang yang dipertandingkan adalah menembak taktikal di bawah naungan Indonesian Airsofter Association (Inassoc). Olahraga ini mengedepankan unsur ketepatan, kecepatan, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

Ketua Perbakin Kota Tangerang Selatan, Irjen Pol (Purn) Drs. Zulkarnain Adinegara, turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi menembak dalam wadah olahraga masyarakat.

Menurut Zulkarnain, olahraga menembak taktikal memiliki karakteristik tersendiri karena memadukan unsur rekreasi dan keterampilan. Meski bersifat rekreatif, olahraga tersebut tetap membutuhkan konsentrasi, ketepatan, dan kecepatan.

“Nuansanya memang ada rekreasinya. Namun, pelaksanaannya tetap membutuhkan kemampuan dan kedisiplinan. Saya kira kegiatan ini sangat layak diapresiasi,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kejuaraan tersebut diikuti peserta dari sekitar lima hingga enam kabupaten/kota di Banten. Tingginya partisipasi dinilai menjadi modal penting untuk mengembangkan komunitas olahraga menembak di daerah.

Zulkarnain berharap kompetisi serupa tidak hanya berhenti pada tingkat provinsi. Ke depan, ia mendorong penyelenggaraan turnamen terbuka dengan melibatkan komunitas menembak dari berbagai kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Kalau melihat antusiasmenya, kegiatan ini bagus untuk dikembangkan. Bahkan, ke depan bisa dibuat open turnamen yang melibatkan komunitas menembak dari berbagai daerah di Indonesia,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya publikasi dan sosialisasi agar masyarakat lebih mengenal olahraga menembak serta mengetahui akses untuk bergabung dengan komunitas yang tersedia.

Menurutnya, perkembangan olahraga menembak berbasis airsoft masih membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari komunitas, pemerintah daerah, hingga instansi yang membidangi olahraga seperti KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga.

Dalam kompetisi Inassoc tersebut, nomor yang dipertandingkan adalah CTS (Combat Tactical Shooting), yang menguji kemampuan peserta dalam aspek ketepatan dan kecepatan.

Sementara itu, Zaskia mengaku senang dapat mengikuti kompetisi tersebut. Selain memperoleh prestasi, pengalaman bertanding juga menjadi kesempatan baginya untuk meningkatkan kepercayaan diri.

“Seru, terus ada pengalaman. Pengalamannya juga lumayan buat aku yang sering penakut dan malu,” ungkap Zaskia.

Di kategori Junior, Zaskia harus bersaing dengan sekitar empat peserta. Meski demikian, ia mampu menunjukkan kemampuan terbaik hingga berhasil menempati posisi pertama.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi awal perjalanan panjangnya di dunia olahraga menembak.

“Semoga bisa menemani aku sampai di titik aku jadi atlet internasional,” harapnya.

Keberhasilan Zaskia diharapkan dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, dan meraih prestasi di bidang olahraga.

Prestasi tersebut juga menjadi kebanggaan bagi Cula Shooting Club, keluarga, serta lingkungan sekolah yang turut mendukung perjalanan Zaskia.

Profil Atlet

– Nama: Zaskia Nur Azizah
– Sekolah: SDN Tangerang 14, Kota Tangerang
– Klub: Cula Shooting Club / Tim Cula Badak Tangsel
– Daerah: Provinsi Banten
– Manajer: Hasan Abdullah

Editor : Red

Berita Terkait

Cuaca Laut Sumenep Diprediksi Kondusif, Gelombang Perairan Selatan Capai 2,3 Meter
Tak Hanya Urusan Perbankan, BRI Sumenep Hadir Lewat Aksi Kemanusiaan
Polisi Ungkap Judi Togel di Kalianget, Pria 36 Tahun Diamankan Bersama Rekapan Angka
DPUTR Purwakarta Dipertanyakan: Tiga Kali Konfirmasi Tak Terjawab, Ada Apa?
Tiga Kali Gagal Bertemu Sekdis DPUTR, Ketua MIOi Purwakarta Soroti Akses Pelayanan Publik
Cegah Radikalisme Sejak Dini, Polresta Malang Kota Edukasi 120 Siswa MI Khadijah
Disorot Media dan Warganet, Polsek Guluk-Guluk Sisir Lokasi Dugaan Sabung Ayam
Polda Jatim Bongkar 22 Kasus Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 21 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 02:42 WIB

Zaskia Nur Azizah Raih Juara 1 Junior Menembak Taktikal di FORPROV II Banten 2026

Minggu, 8 November 2026 - 11:52 WIB

Cuaca Laut Sumenep Diprediksi Kondusif, Gelombang Perairan Selatan Capai 2,3 Meter

Jumat, 6 November 2026 - 17:33 WIB

Tak Hanya Urusan Perbankan, BRI Sumenep Hadir Lewat Aksi Kemanusiaan

Jumat, 6 November 2026 - 12:42 WIB

Polisi Ungkap Judi Togel di Kalianget, Pria 36 Tahun Diamankan Bersama Rekapan Angka

Kamis, 5 November 2026 - 12:12 WIB

DPUTR Purwakarta Dipertanyakan: Tiga Kali Konfirmasi Tak Terjawab, Ada Apa?

Berita Terbaru