PURWAKARTA, detikkota.com – Sikap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Purwakarta dalam merespons upaya konfirmasi awak media kembali menjadi sorotan.
Ketua PD MIOi Purwakarta, Ronal Tedi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah tiga kali berupaya menemui pejabat DPUTR untuk meminta keterangan terkait sejumlah informasi dan data pekerjaan yang sedang ditindaklanjuti.
Namun, hingga kunjungan ketiga, pertemuan dengan pejabat yang hendak dikonfirmasi disebut belum juga terlaksana. Alasan yang diterima pun dinilai Ronal belum memberikan kepastian, mulai dari pejabat disebut sedang berada di luar kota, berada di Bandung, hingga belum kembali ke kantor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah tiga kali datang untuk meminta konfirmasi. Alasannya selalu berubah, ada yang mengatakan sedang di Bandung, di luar kota, atau belum datang. Kami mempertanyakan, sebenarnya ada apa? Kami datang untuk meminta klarifikasi, bukan untuk mencari persoalan,” ujar Ronal, Kamis (5/11/2026).
Menurutnya, kebutuhan konfirmasi tersebut muncul setelah MIOi menerima sejumlah informasi dan data yang berkaitan dengan pekerjaan yang diduga memiliki keterkaitan dengan lingkungan DPUTR Kabupaten Purwakarta.
Ronal menegaskan, informasi tersebut tidak serta-merta akan dijadikan bahan pemberitaan sebelum dilakukan verifikasi dan konfirmasi kepada pihak yang memiliki kewenangan.
“Ada data yang masuk kepada kami dan perlu ditindaklanjuti. Justru kami ingin memastikan kebenarannya kepada pihak DPUTR. Kalau memang tidak benar, silakan dijelaskan. Kalau ada kekeliruan data, kami juga siap memperbaikinya,” katanya.
Ia menilai, keterbukaan informasi dan kemudahan akses untuk melakukan konfirmasi merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi antara pemerintah daerah dengan insan pers.
Karena itu, Ronal mempertanyakan mengapa pejabat yang hendak dikonfirmasi belum dapat ditemui meskipun pihaknya telah beberapa kali mendatangi kantor DPUTR.
“Kami tidak ingin berasumsi apakah ada ketakutan atau alasan lain. Itu bukan kewenangan kami untuk menyimpulkan. Tetapi tiga kali datang dan tidak berhasil bertemu tentu menimbulkan pertanyaan. Apakah memang pejabatnya sedang menjalankan tugas di luar kantor, atau ada persoalan lain yang perlu dijelaskan?” tegasnya.
Ronal menambahkan, pihaknya tetap mengedepankan prinsip praduga tidak bersalah. MIOi, kata dia, tidak ingin membangun opini sepihak tanpa adanya keterangan dari pihak DPUTR.
Namun demikian, ia berharap pejabat DPUTR dapat memberikan waktu untuk menjelaskan persoalan yang sedang menjadi bahan konfirmasi.
“Kami masih membuka ruang kepada DPUTR untuk memberikan penjelasan. Kami hanya meminta kesempatan untuk bertemu dan bertanya secara langsung. Setelah itu, apa pun jawabannya akan kami hormati dan kami sampaikan secara berimbang,” pungkas Ronal.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak MIOi Purwakarta menyatakan masih menunggu kesempatan untuk mendapatkan klarifikasi langsung dari pejabat DPUTR Kabupaten Purwakarta.
Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi DPUTR Kabupaten Purwakarta maupun pihak-pihak terkait apabila terdapat informasi dalam pemberitaan ini yang perlu diluruskan.
Penulis : Nal
Editor : Id








