Nenek 67 Tahun Terjatuh Kejurang Saat Mencari Rumput

Senin, 15 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubang yang membuat seorang nenek jatuh

Lubang yang membuat seorang nenek jatuh

SUMENEP, detikkota.com – Seorang nenek bernama Nahriya (67) warga Dusun Batu Bintang, Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, terplosok ke jurang sedalam 25 meter.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari ini Minggu (14/3) kemarin, sekitar pukul 09.00 Wib, terplosok ke jurang tepatnya di Dusun Tengat, Desa Taman Sare, Kecamatan Dungkek, Sumenep.

Nenek Nahriya berangkat mencari rumput karena pada sekira pukul 08.00 Wib tidak datang lalu oleh keluarganya di lakukan pencarian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekira pukul 13.00 Wib warga mendengar suara orang di dalam jurang atau lubang dengan kedalaman 25 meter meminta tolong kemudian Sukarno memanggil para tetangga untuk mendatangi korban yang ada didalam jurang tersebut,” ungkap Widi, Senin (15/3).

Selanjutnya pada sekira pukul 15.00 Wib setelah datang beberapa orang lalu Suriyadi masuk kedalam jurang nenolong korban.

Warga sempat kesulitan saat masuk kelubang untuk menolong nenek tersebut. Segala upaya dilakukan hingga akhirnya nenek itu berhasil diangkat menggunakan tali nilon.

“Terdapat luka robek pada lutut kirinya, kemudian korban di bawa ke Puskesmas Batang-batang untuk mendapatkan perawatan,” pungkasnya. (Fer).

Berita Terkait

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi
Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara
Pemerintah Kaji WFH Sehari dalam Sepekan, Sejumlah Sektor Berpotensi Dikecualikan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:53 WIB

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:19 WIB

Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:08 WIB

Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:39 WIB

Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB