Miris Siswa – Siswi MA Rogojampi Terpaksa Tidak Bisa Ikut Ujian

Selasa, 23 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Sebanyak 13 siswa – siswi kelas 12 MA Rogojampi yang bernaung didalam Yayasan Darus Syafa’at berlokasi dijalan raya Songgon, Pengantigan, Rogojampi Kabupaten Banyuwangi, terpaksa harus tidak bisa mengikuti ujian UM (Ujian Madrasah) karena belum membayar biaya sekolah.

UM yang dilaksanakan sesuai jadwal mulai pada hari Senin tanggal 22 Maret 2021 hingga hari Rabu 31 Maret 2021 ternyata sampai hari Selasa 23 Maret 2021 ke-13, banyak siswa siswi tersebut hanya cangkruk’an diwarung depan sekolah.

“Saya disuruh bayar satu juta dulu oleh kepala sekolah baru boleh ikut ujian UM,” tutur SR salahsatu siswa saat ditemui awak media, Selasa (23/3/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan saat pihak sekolah dikonfirmasi, menurut Siti Fatimah, salahsatu dewan guru mengatakan jika Muhtarom selaku kepala sekolah sedang mengikuti rapat di Genteng.

Hanya saja Siti Fatimah, menyebutkan bahwa memang siswa-siswi harus bayar satu juta rupiah dulu agar bisa ikut ujian adalah kebijakan lembaga melalui kepala sekolah.

“Kebijakan itu adalah kebijakan lembaga melalui kepala sekolah, dan agar siswa-siswi tahu akan kewajibannya kepada sekolah, karena selama ini mereka seakan-akan melecehkan pihak sekolah,” ungkap Siti Fatimah.

Siti Fatimah menambahkan, jika memang ada yang mau datang baik LSM, wartawan, polisi ataupun Jokowi sekalipun dipersilahkan datang dan ketemu dengan dirinya kalau ingin menanyakan terkait kebijakan tersebut.

“Baik LSM, wartawan, polisi bahkan Jokowi kalau mau datang silahkan saja bertemu dengan saya,” tambah Siti Fatimah dengan tegasnya. (SHT/Tim)

Berita Terkait

Kapolda Jatim Tinjau Arus Mudik Ketapang–Gilimanuk Jelang Penutupan Nyepi
Rumah Kebangsaan Jatim dan Polda Jatim Salurkan Sembako untuk Mahasiswa Jelang Idulfitri
KJS Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wabup Sumenep Turut Mendampingi
Kapolres Sumenep Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Jelang Lebaran
Wamenhub Suntana Tinjau Langsung Antrean Panjang Pemudik Bali–Jawa di Gilimanuk
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:20 WIB

Kapolda Jatim Tinjau Arus Mudik Ketapang–Gilimanuk Jelang Penutupan Nyepi

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

KJS Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wabup Sumenep Turut Mendampingi

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:35 WIB

Kapolres Sumenep Cek Pos Pengamanan dan Pelayanan Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 - 12:15 WIB

Wamenhub Suntana Tinjau Langsung Antrean Panjang Pemudik Bali–Jawa di Gilimanuk

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Berita Terbaru

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyapa dan melepas ratusan pemudik yang diberangkatkan menggunakan bus dalam program mudik bersama.

Daerah

Bupati Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik dengan 7 Bus

Rabu, 18 Mar 2026 - 18:25 WIB