Warga Sumenep Keluhkan Jalan Rusak, Kepala Dinas PU Bina Marga Tak Mau Direkam

Selasa, 30 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Di Simpang Tiga Desa Kolor Yang Rusak

Jalan Di Simpang Tiga Desa Kolor Yang Rusak

SUMENEP, detikkota.com – Masyarakat Sumenep keluhkan Jalan di Simpang tiga tepat di depan Trisakti motor, Jl. Trunojoyo Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, yang rusak parah dan berlubang.

Iskandar (27) salah satu pengendara yang melintas di jalan tersebut mengatakan, telah banyak pengendara yang terjatuh akibat jalan berlubang sehingga rawan kecelakaan apa lagi di malam hari.

Menurutnya saat hujan deras lubangnya tidak kelihatan karena tergenang air yang menutupi lubang tersebut. Akibat jalan yang rusak pengendara lain menghindar dan memilih jalan yang lebih bagus sehingga membuat pengendara melawan arus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meski sering di lakukan tambal sulam tapi beberapa bulan rusak lagi, memang disini sering rusak apalagi musim hujan gini,” ujar Iskandar, Selasa (30/3/2021).

Diwaktu yang berbeda salah satu warga setempat bernama Hadi (32) menyampaikan, jalan tersebut sudah lama rusak dan sering juga di tambal sulam tapi tidak sampai beberapa bulan rusak lagi.

Namun kerusakan kali ini lebih parah dari sebelumnya, bahkan dimalam hari kalau ada pengendara tidak tau jalan yang rusak itu, sering jatuh karena jalan yang berlubang tersebut agak dalam.

“Kalau jalan ini tidak segera diperbaiki akan membuat jalan semakin rusak parah dan masyarakat sering terjatuh,” sesalnya.

Saat di konfirmasi media ini diruang kerjanya Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep, Ir. Eri Susanto, tidak mau direkam bahkan mengancam akan mencarinya kalau di rekam.

“Ngapain direkam seharusnya kalau mau merekam harus ada izin dari saya,” kata Kadis PU Bina Marga.

Padahal sebelum masuk ruang kerjanya media ini sudah meminta izin konfirmasi terkait jalan tersebut, mungkin pihaknya terburu-buru.

Namun dalam waktu yang singkat itu Eri Susanto menuturkan jalan rusak tersebut masih menunggu anggaran.

“Terkait jalan tersebut sering rusak, karena di bawah ada gorong-gorong yang buntu dan beberapa bulan yang lalu sudah di tambal sulam namun rusak lagi,” ujarnya. (Fer)

Berita Terkait

BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat
Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci
Menko Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar dan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi
Menko Pangan Siapkan Skema Penyerapan Ikan Nelayan Banyuwangi untuk Program MBG
KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme
BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi
BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan di Sejumlah Wilayah Saat Musim Kemarau 2026

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:43 WIB

BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:10 WIB

Jamaah Haji Asal Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:01 WIB

Menko Zulhas Pastikan Distribusi Pupuk Lancar dan Harga Gabah Stabil di Banyuwangi

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:59 WIB

Menko Pangan Siapkan Skema Penyerapan Ikan Nelayan Banyuwangi untuk Program MBG

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:16 WIB

KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Ilustrasi

News

BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:43 WIB

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan keterangan terkait pengawasan ketat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2026 di Kabupaten Sumenep.

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB