Swab Antigen Timbulkan Kemacetan Panjang di Suramadu

Minggu, 6 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Dua dari 34 orang pengendara dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 saat menjalani tes antigen Covid-19 di lokasi penyekatan Jembatan Suramadu Surabaya Jatim, Minggu (6/6/2021). Para pengendara dari arah Madura ke Surabaya itu diminta mengikuti uji seka antigen oleh petugas yang berjaga di lokasi penyekatan.

Penyekatan dilakukan untuk pengendara luar kota yang masuk ke Surabaya, selain wilayah aglomerasi, sebagai upaya mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pascalibur lebaran.

Jembatan Suramadu merupakan salah satu titik lokasi penyekaran yang dikunjungi Wali Kota Eri Cahyadi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokrompimda) Kota Surabaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiba di lokasi penyekatan Jembatan Suramadu, Wali Kota Eri Cahyadi disambut dengan sosok pocong beserta kerandanya. Namun, pocong yang dimaksud kali ini adalah petugas kepolisian yang mengenakan kostum pocong.

“Karena pendekatan yang digunakan ini adalah pendekatan persuasif untuk mencegah penyebaran Covid-19. Siapa pun yang masuk di Kota Surabaya harus menjaga prokes, jangan sampai terjadi lonjakan kasus,” ujar Eri Cahyadi, seperti yang dikutip dari Antara.

Menurut Eri, pengendara dari luar Kota Surabaya yang belum membawa bukti surat bebas Covid-19 wajib mengikuti tes seka antigen antigen di tempat.

“Kami juga tidak mau ambil resiko, makanya kami bawa ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura sesuai kesepakatan dengan provinsi,” katanya

Ia mengungkapkan, sekalipun penyekatan sudah tidak ada, semua orang yang masuk ke Surabaya harus membawa surat keterangan bebas Covid-19. Artinya, jika ada orang yang pulang mudik, RT masing-masing harus tahu dan melaporkan sehingga tetap karantina di rumah.

Pasca libur lebaran, belum ada lonjakan kasus Covid-19 di Surabaya. Saat ini, tempat isolasi di Asrama Haji diisi sekitar 20 sampai 23 pasien Covid-19. (Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru