Ada Dugaan Jual Beli Material Diproyek Dinas PU Bina Marga Provinsi

Kamis, 10 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Proyek drainase milik Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur diwilayah Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi menjadi perbincangan Publik. Pasal material jenis tanah urugnya dijual belikan kepada warga setempat.

“Kita beli tanah urug di galian tanah proyek milik PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur yang berada di jalan raya Jember wilayah Kecamatan Glenmore,” ucap SM, salah satu sopir dum truk kepada wartawan.

Menurut SM, harga materialnya bervariasi, ada yang 100 ribu hingga 450 per ritnya. Tergantung jauh dekatnya lokasi pengiriman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata dia, Jika hanya beli material tanahnya saja, harganya100 ribu, namun jika beli trima ditempat ada yang 250 hingga 450 ribu.Tergantung jauh dekat lokasinya,” ungkapnya.

Kepada wartawan SM, juga mengaku jika material jenis tanah urug tersebut dibeli pada HR, warga Glenmore.

“Material kita belinya kepada HR mas, warga Glenmore, namun disana dia sebagai apa kita tidak tahu,” imbuhnya yang diamini oleh beberapa teman sopir lainya

Pantauan awak media, dilapangan hanya ditemukan pegawai saja, namun proyek tersebut dikerjakan oleh siapa tidak diketahui karena dilokasi tidak terpasang papan nama. Namun demikian sebagian warga berharap agar aparat penegak hukum turun kelapangan guna menyelidiki dugaan jual beli material proyek tersebut.

Namun sayang hingga berita ini ditulis HR dan juga pelaksana proyek tersebut belum bisa dikonfirmasi. (Ari)

Berita Terkait

Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas
Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 11:47 WIB

Dandim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Pelepasan Personel Purnatugas

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB